Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hebat, Qiswa Azahra Shifa Mukti Raih Prestasi dari Bulutangkis, Begini Kisahnya

Gunawan Rdr Tulungagung • Sabtu, 23 November 2024 | 13:20 WIB

HEBAT: Qiswa Azahra Shifa Mukti berjalan di lapangan bulutangkis. Dia terus berupaya meningkatkan skill.
HEBAT: Qiswa Azahra Shifa Mukti berjalan di lapangan bulutangkis. Dia terus berupaya meningkatkan skill.

Trenggalek- Bumi Menak Sopal tak perlu bingung mencari generasi unggul dalam bidang olahraga. Sebab, cukup banyak bibit berkualitas yang berpotensi moncer di tingkat yang lebih tinggi. Salah satunya Qiswa Azahra Shifa Mukti. Warga Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan itu cukup lihai bermain tepok bulu alias bulutangkis.

Kepada Jawa Pos Radar Trenggalek, Qiswa menceritakan pengalamannya dalam menekuni bulutangkis. Saat masih duduk di bangku SD, dia mulai berkenalan dengan bulutangkis. Itu tak lepas dari lingkup keluarga yang juga senang dengan olahraga menggunakan shuttlecock itu.

Seiring berjalan waktu, Qiswa semakin serius belajar bulutangkis. Bahkan dia juga ikut serta bimbingan khusus di klub. Di sana kemampuannya terus diasah. Bahkan dalam satu minggu, ada beberapa hari yang sengaja dikhususkan untuk latihan.

“Terus semangat berlatih untuk meningkatkan skill. Saya memang suka olahraga, khususnya badminton,” ungkapnya.

Semangat dan dedikasi Qiswa dalam olahraga tersebut membuatnya terus berkembang. Sampai akhirnya menjadi atlet yang diperhitungkan. Dia juga kerap ikut serta dalam berbagai turnamen bulutangkis. Baik tingkat lokal maupun regional. “Alhamdulillah berhasil meraih berbagai prestasi termasuk beberapa tropi juara yang menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga,” ujar wanita yang kini mengenyam pendidikan di SMK Kesehatan itu.

Meski meraih hasil manis dalam bulutangkis, Qiswa tak lantas terlena. Baginya, olahraga dan akademik harus tetap berjalan beriringan. Karena itulah dia berupaya mengatur waktu sebaik mungkin. Jangan sampai jadwal belajar di sekolah mengganggu waktu berolahraga, ataupun sebaliknya.

“Ya, harus punya manajemen waktu yang baik sehingga mampu mengimbangi antara kegiatan sekolah dan latihan (bulutangkis, Red),” katanya.

Wanita berparas cantik itu beruntung. Sebab, keluarga sepenuhnya mendukung. Orangtua memperbolehkan untuk menekuni bulutangkis. Bahkan, ikut memberikan masukan, utamanya terkait manajemen waktu. Ini agar tidak bentrok dengan jadwal sekolah.

“Alhamdulillah orangtua mendukung. Begitu juga ada support dari teman-teman,” imbuh Qiswa yang juga ingin menjadi atlet profesional. (gun/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#bulutangkis #SMK Kesehatan #badminton #atlet