Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Disabilitas Trenggalek Lebih Berdaya

Titin Ratna Rahayu • Rabu, 4 Desember 2024 | 15:45 WIB
SEMANGAT: Disabilitas berfoto bersama camat dan kapolsek Tugu sebelum jalan sehat bersama warga.
SEMANGAT: Disabilitas berfoto bersama camat dan kapolsek Tugu sebelum jalan sehat bersama warga.

TUGU, Radar Trenggalek– Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) selalu menjadi momen spesial bagi para penyandang disabilitas di Trenggalek. Salah satunya yang selalu antusias menyambut adalah Yayasan Penyandang Disabilitas Naeema Trenggalek.

Pagi kemarin (3/12) sekitar pukul 07.15, puluhan disabilitas dan warga di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, menggelar jalan sehat. Hadir pula Camat Tugu dan Kapolsek Tugu yang memberi dukungan serta semangat.

“Jalan santai ini menggambarkan sebuah kerukunan hidup bermasyarakat, di mana baik disabilitas maupun nondisabilitas hidup berdampingan di Desa Prambon ini. Di kawasan inilah, budaya inklusi berkembang, masyarakat Desa Prambon dan sekitarnya menjadi masyarakat inklusif yang menerima keberagaman,” ucap Ketua Yayasan Naeema, Kurnul Merlina Sari.

Dari kegiatan tersebut, bisa dirasakan juga kondisi jalan Desa Prambon yang kurang aksesibel untuk penyandang disabilitas karena banyak jalan berlubang.

Dalam sambutannya, Kusnul Merlina Sari berpesan agar semua disabilitas Trenggalek bisa kompak, meski dari berbagai organisasi atau perkumpulan yang berbeda.

“Saling bergandengan tangan, berjuang bersama-sama merajut asa. Kita sebagai disabilitas tak boleh hanya menunggu uluran tangan, tapi harus berjuang dalam banyak hal. Saya merindukan hari disabilitas seperti dulu, yang semua bisa hadir, merayakan bersama tanpa ada batasan undangan. Seperti inilah kebersamaan yang diharapkan teman-teman disabilitas, semua bisa berkumpul tanpa ada diskriminasi,” tandas Sari.

Jalan sehat kemarin juga menyediakan berbagai macam doorprize, 2 ekor kambing, mesin cuci, TV, kipas, kompor, magic com, dispenser, dan masih banyak lagi. Baik disabilitas maupun masyarakat antusias menunggu sampai selesai. Tak hanya itu, di hari spesial kemarin, Yayasan Penyandang Disabilitas Naeema Trenggalek juga berbagi sembako kepada disabilitas yang membutuhkan. Setidaknya ini bisa sedikit meringankan beban teman-teman disabilitas yang saat ini sedang membutuhkan.

Pada saat prosesi potong tumpeng juga digelar doa bersama. “Kita berharap kehidupannya ke depan lebih baik, mendapatkan pekerjaan yang layak, mandiri mencukupi kebutuhan keluarga, dan bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Mencapai cita, cinta, dan impian. Disabilitas Trenggalek Berdaya, Trenggalek Baru Istimewa. Jadi, mari kita support teman-teman disabilitas agar ber-DAYA,” pungkas Sari.(tin/c1/wen)

Editor : Amalia Rizky Indah Permadani