Trenggalek– Makan bergizi gratis (MBG) atau makan siang bergizi gratis ramai diperbincangkan masyarakat. Tak hanya soal anggaran, namun juga jaminan gizi dalam makanan yang diberikan kepada kalangan pelajar itu.
Program Presiden Prabowo itu juga tak luput dari sorotan Polres Trenggalek. Buktinya, corps baju cokelat itu mendirikan dapur umum di halaman parkir polres.
Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, menyampaikan, dapur umum didirikan untuk memastikan seluruh tahapan dalam program MBG berjalan lancar. Mulai bahan, pengolahan atau memasak, hingga distribusi. Tak terkecuali kepastian gizi dalam makanan.
“Kita kolaborasikan dengan langkah kita untuk mendukung dan menyukseskan program Asta Cita Presiden RI,” ujarnya, Jumat (13/12).
Pria berpangkat dua melati di pundak itu mengatakan, dapur umum memproduksi ratusan paket MBG. Seperti kemarin, ada sekitar 150 paket MBG. Dalam tiap paket berisi nasi, ayam, tempe, telur, sayuran, dan air minum. Ratusan paket itu lantas dibagikan kepada pelajar, tukang becak, jemaah salat Jumat, serta masyarakat sekitar Polres Trenggalek. “Makanan tersebut telah dirancang untuk memenuhi standar nilai gizi,” katanya.
Program ini akan terus dilaksanakan setiap Jumat dan tidak hanya terbatas di wilayah kota Trenggalek, tetapi juga mencakup wilayah kecamatan dan pedesaan secara bergantian.
“Harapan kami, tentunya apa yang kami lakukan ini bisa mendorong tercukupinya kebutuhan gizi, terutama kalangan pelajar,” jelasnya.
“Kemudian membantu masyarakat yang kurang mampu dan menginspirasi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama. Saling membantu dan menolong sesama. Semoga berkenan dan kami dari Polres Trenggalek bisa berbuat lebih daripada sekarang,” imbuhnya.
Rio Pramana, slaah seorang pelajar yang menerima MBG mengaku senang. Tak hanya menu yang beragam, namun juga diberikan secara Cuma-Cuma. “Alhamdulillah bisa dapat makan gratis. Apalagi setelah ini masih lanjut PKL (praktik kerja lapangan, Red),” ungkapnya. (kho/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa