Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Meski Hanya Sehari, Dapur Umum di Trenggalek Sediakan Ribuan Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Banjir

Zaki Jazai • Selasa, 17 Desember 2024 | 13:10 WIB
MENDESAK: Pegawai Dinsos P3A Trenggalek, bersama para relawan memasak di dapur umum untuk menyiapkan bantuan makanan kepada warga terdampak bencana
MENDESAK: Pegawai Dinsos P3A Trenggalek, bersama para relawan memasak di dapur umum untuk menyiapkan bantuan makanan kepada warga terdampak bencana

Trenggalek– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek harus bergerak cepat dalam menangani dampak bencana, Senin (16/12). Pasalnya, bencana tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, sehingga dibutuhkan pasokan logistik bagi warga terdampak.

Karena itu, personel gabungan menyiapkan dapur umum untuk membantu korban banjir di beberapa wilayah Trenggalek. Gabungan tersebut terdiri atas Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Trenggalek bersama petugas kepolisian, BPBD, Pendamping PKH, masyarakat serta para pelajar SMA. Tujuannya, memberikan bantuan berupa makanan terhadap warga terdampak.

“Untuk sementara dapur umum ini kami buka satu hari saja, sambil menunggu perkembangan semoga kondisi segera pulih,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos P3A Trenggalek, Soelung Prasetyo Raharjeng Sidjoe.

Karena itu, setelah mendapat informasi akan terjadinya bencana tersebut, dinsos P3A bersama relawan langsung membangun dapur umum. Tujuannya, agar bisa segera memasak guna menyediakan kebutuhan makanan bagi warga terdampak bencana. Selain itu untuk dilakukan pendapatan berapa jumlah warga yang membutuhkan, untuk itu saat ini persediaan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam banjir relatif cukup untuk konsumsi mereka.

“Sementara ini masih ada satu dapur umur yaitu di sini (Kantor Dinsos P3A, Red) dan dari data yang masuk kami akan menyediakan sekitar 3.100 porsi makanan untuk para warga yang terdampak bencana,” katanya.

Sedangkan untuk proses distribusi atau pemberian bantuan makanan cepat saji tersebut pihaknya menunggu adanya laporan masuk serta perkiraan kebutuhan untuk warga terdampak. Dari situ berdasarkan data yang masuk sudah ada warga di enam desa masuk tiga kecamatan yang meminta bantuan. Yakni di Kelurahan Kelutan dengan 1.200, dan Tamanan Kecamatan Trenggalek dengan 700 porsi; Desa Sumberingin dengan 300 porsi, dan Salamrejo, Kecamatan Karangan dengan 200 porsi; serta Desa Ngadirenggo dengan 400 porsi dan Pogalan, Kecamatan Pogalan dengan 300 porsi.

Jumlah itu merupakan estimasi sementara, sebab dimungkinkan masih ada beberapa warga yang laporannya belum masuk. Dari situ saat ini Dinsos P3A terus berkoordinasi dengan BPBD juga pemerintah desa setempat terkait hal tersebut.

“Sedangkan untuk menunya adalah menu cepat saji khas bencana agar bisa segera langsung didistribusikan ke warga terdampak. Kendati demikian kami tidak akan mengesampingkan nilai gizinya,” jelas wanita yang akrab disapa Sulung tersebut. (jaz/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#trenggalek #banjir #dapur umum #makanan #Ribuan