Trenggalek– Puncak libur natal dan tahun baru (nataru) yang dimulai Rabu (1/1) terus menjadi sorotan personel Polres Trenggalek. Sebab, masyarakat biasa memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur bersama keluarga. Karena itulah, sejumlah destinasi wisata dipastikan jadi jujugan wisatawan.
Nah, menghadapi puncak liburan nataru, Polres Trenggalek bersama ratusan personel gabungan melaksanakan pengamanan masif di berbagai lokasi strategis. Kegiatan ini melibatkan 418 personel Polri, ditambah dukungan dari TNI, Satpol PP, dislshub, dan instansi terkait lainnya.
Kasihumas Polres Trenggalek, Iptu Susila Basuki, menyampaikan, fokus pengamanan mencakup tiga aspek utama. Di antaranya, pengamanan lokasi wisata, pelaksanaan ibadah awal tahun di gereja-gereja, dan antisipasi arus balik di jalur nasional Trenggalek menuju Tulungagung, Ponorogo, dan Pacitan.
Baca Juga: Puluhan Sopir Bus di Terminal Tipe A Gayatri Trenggalek Jalani Tes Urine, Positif Narkoba?
“Prioritas pengamanan wisata berada di wilayah Watulimo, mengingat potensi lonjakan wisatawan di destinasi populer seperti Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, dan Guo Lowo. Total personel Polri yang dikerahkan terdiri atas 241 untuk pengamanan wilayah dan 177 di pos pengamanan serta pelayanan Nataru,” ujarnya, Rabu (1/1).
Dia mengatakan, di kawasan Watulimo, pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Watulimo, Iptu Muri, yang memobilisasi 200 personel gabungan. Mereka ditempatkan di tujuh lokasi wisata utama dan jalur lintas selatan (JLS), yang menjadi akses utama wisatawan.
“Kegiatan ini bersifat kemanusiaan, bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya wisatawan. Kami berharap pola pengamanan yang diterapkan, ditambah jumlah personel memadai, dapat memastikan puncak libur Nataru berjalan aman tanpa insiden,” tegas Muri. (kho/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa