Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Investor Asing Siap Tanam Modal Rp 1 Triliun di Trenggalek, Ternyata untuk Olah Ini

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 21 Januari 2025 | 13:50 WIB
ilustrasi pengolahan sampah
ilustrasi pengolahan sampah

Trenggalek– Bumi Menak Sopal bersiap menerima investasi besar. Yakni sekitar Rp 1 triliun. Ini untuk proyek pengelolaan sampah. Investasi lain, berupa pembangunan pabrik porang senilai Rp 40 miliar. Ini direncanakan di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Trenggalek, Edi Santoso, menyampaikan, terdapat tiga investor asing yang tertarik menanamkan modalnya di Trenggalek. 

“Dua investor asing menunjukkan ketertarikan untuk pengelolaan sampah di TPA Srabah, Kecamatan Bendungan. Investor tersebut berasal dari Amerika Utara dan Cina,” ujarnya. 

Selain itu, investor dalam negeri juga bersaing untuk masuk di sektor pengelolaan sampah ini. Berdasarkan proposal dari investor Amerika Utara, proyek ini dirancang untuk mengolah tonase sampah dalam jumlah besar yang mencakup Trenggalek, Tulungagung, dan Ponorogo.

“Nilai investasi untuk pengelolaan sampah ini bisa mencapai lebih dari Rp 1 triliun,” tambahnya. 

Proyek pengelolaan sampah tersebut dirancang untuk menghasilkan dua produk. Yakni listrik dan briket. Produk akhir ini menjadi salah satu pertimbangan investor dalam menentukan kelayakan investasi mereka. 

Selain pengelolaan sampah, investor dari Cina menunjukkan minat untuk membangun fasilitas produksi pupuk organik. Meski demikian, proyek ini masih dalam tahap penjajakan, sehingga nilai investasinya belum dapat dipastikan. 

Pabrik porang senilai Rp 40 miliar yang akan dibangun di Kelurahan Tamanan juga menjadi salah satu proyek andalan yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sektor pertanian di Trenggalek. Untuk mendorong realisasi investasi ini, Pemkab Trenggalek terus memperbaiki regulasi, seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyederhanaan perizinan. 

Pendampingan dari DPMPTSP akan terus dilakukan agar semua investasi ini dapat terealisasi, menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Trenggalek.

“Kami berusaha menciptakan iklim investasi yang ramah dengan memberikan layanan terbaik agar Trenggalek menjadi pilihan utama bagi investor,” tegasnya. (kho/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#briket #listrik #investasi #trenggalek #investor #sampah