KOTA, Radar Trenggalek- Gangguan penglihatan menjadi masalah serius di era teknologi saat ini. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata dinilai sangat membantu dalam mencegah keluhan mata yang semakin kompleks. Memperingati 15 tahun berdirinya Eyelink Group, perusahaan tersebut menghadirkan inovasi Tes Mata Online melalui kampanye "Melihat #LebihJelas".
Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata. Berdasarkan data pemeriksaan lapangan yang dilakukan Eyelink Group pada 2024 di Trenggalek, ditemukan bahwa dari 1.908 pasien, 384 di antaranya mengalami kelainan refraksi seperti mata minus, plus, atau silinder. Selain itu, sebanyak 194 pasien positif menderita katarak, dua kondisi yang mendominasi setiap pemeriksaan.
“Pemeriksaan mata ini dilakukan secara berkala di Trenggalek, dan hasilnya menunjukkan kelainan refraksi dan katarak sebagai masalah kesehatan mata yang paling umum,” ujar dr. Tania Rahmania Maulani, SpM, Penanggungjawab Klinik Mata KMU Trenggalek.
Baca Juga: World Sight Day, KMU Ajak Tes Penglihatan Online, Gangguan Penglihatan Anak Makin Tinggi
Tes Mata Online yang diperkenalkan Eyelink Group memungkinkan masyarakat melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi mata mereka secara praktis. Layanan ini dapat diakses melalui situs melihatlebihjelas.id dan mencakup deteksi keluhan seperti kelainan refraksi, buta warna, hingga tanda-tanda awal katarak. Meski demikian, dr. Tania mengingatkan bahwa hasil tes ini tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis mata.
Baca Juga: Operasi Katarak di Klinik Mata KMU Trenggalek Berhadiah Umrah, Penglihatan Lebih Jelas untuk Beribadah
“Tes ini membantu masyarakat lebih peduli dengan kondisi mata mereka, tetapi untuk diagnosis yang akurat tetap diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis mata,” tambahnya.
Sebagai bagian dari kampanye ini, Eyelink Group yang juga membawahi RS & Klinik Mata KMU, National Eye Center, dan Optik Natamata, mengadakan roadshow ke sekolah dan fasilitas umum untuk memperkenalkan layanan tes mata online tersebut.
Salah satu pengguna, Ibu Evi PJ Indra dari Puskesmas Karangan Trenggalek, menyampaikan kesannya tentang manfaat tes ini. “Tes mata online ini sangat membantu saya, dan saya berencana membagikan barcode tes ini ke posyandu agar lebih banyak orang bisa mencoba dan mengetahui kondisi mata mereka,” katanya.
Melalui inovasi ini, Eyelink Group berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata, khususnya di kalangan generasi muda yang sering terpapar perangkat digital. (*/bim/wen)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani