Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ketua PC Pagar Nusa Trenggalek Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Penyerangan Polsek Watulimo

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 22 Januari 2025 | 14:40 WIB
TERPANTAU: Seorang dari massa yang menyerang Polsek Watulimo terpantau menggunakan identitas perguruan silat.
TERPANTAU: Seorang dari massa yang menyerang Polsek Watulimo terpantau menggunakan identitas perguruan silat.

Radar Trenggalek - Insiden mencekam terjadi di Polsek Watulimo, Trenggalek, pada Senin malam (20/01/2025).

Ratusan massa yang mengenakan kaos bertuliskan Pagar Nusa (PN) mendatangi kantor Polsek untuk meminta pembebasan seorang rekan mereka yang sebelumnya ditahan polisi.

Aksi tersebut berujung kerusuhan dengan sejumlah fasilitas kantor polisi mengalami kerusakan, seperti kaca, genteng, dan pagar. Batu-batu yang digunakan massa juga berserakan di area sekitar.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Trenggalek, Amin Tohari, akhirnya memberikan pernyataan terkait kejadian tersebut.

Melalui sambungan telepon, Amin menegaskan bahwa aksi itu tidak terorganisir oleh PC Pagar Nusa. Menurutnya, kejadian tersebut murni merupakan inisiatif individu dari warga PN.

"Tidak ada pengorganisasian dari kami. Itu inisiatif pribadi. Tahu-tahu sudah ada kejadian. Dari informasi, massa yang terlibat mayoritas berasal dari luar Trenggalek, meskipun ada juga yang berasal dari Watulimo," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Amin, kericuhan bermula dari gesekan antar perguruan silat setelah adanya kegiatan Pencak Dor di luar daerah.

Ketika perjalanan pulang, rombongan PN dikabarkan dicegat oleh orang yang diduga berasal dari perguruan lain, hingga berujung konflik.

"Gesekan tersebut kemudian berlanjut, salah satu anggota PN ditangkap polisi berdasarkan laporan dari pihak lain. Tadi malam, teman-teman datang meminta rekannya dikeluarkan," ungkap Amin.

Meski menyayangkan insiden tersebut, Amin menegaskan bahwa PC Pagar Nusa belum memiliki rencana untuk memberikan pendampingan hukum terhadap anggotanya. Saat ini, pihaknya hanya fokus pada pemantauan situasi.

"Kami masih memantau situasi dan menghimbau teman-teman untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta tidak mempercayai informasi hoaks yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi," tegasnya.

Amin juga menambahkan bahwa insiden ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tidak mengambil tindakan yang dapat merugikan banyak pihak.

Ia meminta seluruh anggota PN untuk tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku utama dalam kerusuhan tersebut.

Penjagaan di Polsek Watulimo juga diperketat untuk mengantisipasi potensi aksi susulan. Polisi menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing provokasi.***

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#pagar nusa #Polsek Watulimo