Trenggalek– Sejumlah pimpinan perguruan pencak silat di Bumi Menak Sopal mendeklarasikan aksi damai. Dalam acara deklarasi damai yang digelar di Rupatama Mapolres Trenggalek, Kamis (30/1), mereka bermomitmen menjaga keamanan dan kedamaian.
Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta memimpin langsung deklarasi tersebut. Dia menegaskan deklarasi ini merupakan langkah penting dalam merekatkan kembali silaturahmi antarperguruan silat, serta membangun komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Sengaja acara (deklarasi damai, Red) ini kita gelar dengan lesehan. Sebagai simbol bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kita memiliki tanggung jawab yang sama dengan peran yang berbeda. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, AKBP Indra mengajak seluruh elemen perguruan silat untuk menjaga marwah organisasi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat serta mengutamakan persatuan dan kedamaian.
“Saya berharap para ketua perguruan silat dapat mengendalikan anggotanya, menghindari bentrokan sekecil apa pun, dan bersama aparat kepolisian menjaga situasi tetap aman dan damai,” tandasnya.
Deklarasi damai ini mencakup beberapa poin utama, di antaranya menjaga kerukunan dan persatuan, mematuhi hukum, serta menolak provokasi atau adu domba. Selain itu, perguruan silat juga berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan menyerahkan sepenuhnya setiap perkara hukum kepada aparat penegak hukum.
Acara ini turut dihadiri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, Sekretaris Komisi I DPRD Trenggalek Dian Arifin, Kejari Trenggalek Muhammad Akbar Yahya, serta sejumlah pejabat daerah dan pimpinan perguruan silat di Trenggalek. (kho/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa