Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wow, Selama 2024 Ada 83 Kasus Kebakaran di Trenggalek, Biang Kerok Terbanyak Ternyata Ini

Wanda Asmah Khoiriyah • Senin, 17 Februari 2025 | 16:30 WIB

TINGGAL PUING: Pemadam kebakaran melakukan pembasahan rumah milik warga yang ludes dilalap api.
TINGGAL PUING: Pemadam kebakaran melakukan pembasahan rumah milik warga yang ludes dilalap api.

RADAR TRENGGALEK - Sepanjang 2024, tercatat sebanyak 83 kejadian kebakaran melanda Trenggalek.

Diduga akibat faktor cuaca ekstrem serta kelalaian manusia menjadi pemicu terbanyak kebakaran di Trenggalek pada tahun lalu.

Baca Juga: Ngeri, Tim Pemadam Kebakaran Trenggalek Evakuasi 322 Satwa Liar

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Trenggalek, Habib Sholehuddin mengatakan, bahwa kebakaran rumah menjadi kasus paling dominan sebanyak 27 kasus, tempat usaha 15 kasus, kebakaran lahan atau hutan 13 kasus, kandang ternak 7 kasus, korsleting listrik 5 kasus, kandang ternak 7 kasus, serta pohon tumbang 10 kasus.

"Dari total 83 kebakan, Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan 2023 sebanyak 73 kasus kebakaran.," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Trenggalek ada Belasan Kasus, Ini Persebarannya

Menurut catatan dinas terkait, penyebab kebakaran sepanjang 2024 disebabkan adanya, korsleting listrik dan ledakan kompor gas di beberapa kasus kebakaran rumah tangga.

Serta pembakaran sampah yang tidak diawasi dan merambat ke area sekitar.

Kebakaran lahan akibat musim kemarau panjang, diperburuk dengan angin kencang.

Baca Juga: Seluas Satu Hektare Lahan Kayu Jati Terbakar di Tulungagung, Pemicu Kebakaran Masih Diselidiki

"Paling banyak kebakaran disebabkan kelalaian ibu rumah tangga dalam menggunakan kompor gas," terangnya.

Pria paro baya tersebut mengatakan, sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah melalui dinas pemadam kebakaran terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan kebakaran.

Baca Juga: Satu Bulan, 15 Kasus Kebakaran di Tulungagung, Mayoritas Dipicu Faktor Ini

Termasuk cara memadamkan api awal dan pentingnya perawatan instalasi listrik di rumah.

"Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, memastikan jaringan listrik dalam kondisi baik, dan tidak sembarangan membakar sampah di lahan terbuka. Selain itu, segera hubungi petugas damkar jika terjadi kebakaran agar bisa ditangani dengan cepat," kata Habib.

Habib berharap, dengan puluhan kasus kebakaran di 2024, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa bisa diminimalisir pada tahun 2025.

"Alhamdulillah, awal tahun ini tidak ada kebakaran yang terjadi. Harapannya, masyarakat harus tetap waspada dalam menggunakan elektronik atau gas di sekitar rumah," tandasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#kebakaran #trenggalek #kebakaran rumah #angka kebakaran