Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Buka Kembali 776 Kursi Kosong

Dharaka Russiandi Perdana • Selasa, 11 Juli 2017 | 23:16 WIB
buka-kembali-776-kursi-kosong
buka-kembali-776-kursi-kosong

Masih belum bisa terpenuhinya pagu dan sejumlahnya siswa ternyata tidak melakukan daftar ulang meski lolos seleksi. Membuat  penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tingkat SMAN/SMKN kembali dibuka Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur. Tak tanggung jumlah kursi kosong yang ada mencapai 776 tempat bisa diperebutkan kembali para siswa lulusan SMP/MTS  hingga hari ini (11/7).


Diketahui, jika di SMAN total ada 550 kursi kosong dan 226 kursi kosong untuk SMKN. “ PPDB online ke dua dibuka pada Senin hingga Selasa (hari ini) pukul 23.59. PPDB kedua ini dibuka bagi sekolah yang sekolah yang masih kekurangan murid atau bisa dikatakan masih belum memenuhi pagu yang ditentukan dan siswa belum daftar ulang,” ungkap Kepala Cabang Dispendik Jawa Timur wilayah Kabupaten Tulungagung, Solikin melalui Kasi SMA/SMK Subagyo kemarin (10/7).


Menurut dia, tidak hanya ada lima SMAN yang membuka PPDB tersebut karena minimnya pendaftar pada PPDB pertama. Namun ada sembilan dari 11 SMAN dan lima dari delapan SMKN karena kondisi tersebut.    


Di mana mereka (SMAN/SMKN), jelas dia, memang membuka PPDB lagi karena banyak pendaftar yang sudah diterima tidak melakukan konfirmasi dengan daftar ulang yang dijadwalkan pada Jumat (7/7) dan Sabtu (8/7) kemarin. Sehingga dengan otomatis, sistem yang dipegang langsung Dispendik Jawa Timur itu membuka pagu yang tersisa. Dengan begitu bisa direbutkan lulusan SMP/MTs dengan seleksi nilai ujian nasional (NUN).


“ Itu sudah otomatis. Karena mereka yang daftar ulang atau tidak tercatat di sistem. Jika tidak daftar ulang hingga Sabtu pukul 15.00, maka dianggap mengundurkan diri,” katanya.


Dia mengakui, rerata laporan dari sekolah, banyak yang tidak melakukan daftar ulang karena berbagai alasan. Di antaranya, lupa, tidak mendapatkan informasi, dan sebagainya. Padahal, setiap sekolah serta di dalam website PPDB sudah tertera jelas pengumuman, jika setiap pendaftar yang lolos atau diterima sekolah harus melakukan daftar ulang.


“ Bahkan, Senin ini (kemarin) banyak yang melakukan daftar ulang ke sekolah. Padahal, daftar ulang sudah ditutup. Sehingga ditolak dan sekolah menyarankan untuk mendaftar dan bersaing lagi di PPDB kedua ini,” ungkapnya.



Sementara itu, Kepala SMAN 1 Ngunut Indiyah Nurhayati membenarkan sekolah yang dipimpinnya kembali membuka pagu pada PPDB kedua ini. Diketahui dari website, SMAN 1 Ngunut membuka sekitar 14 kursi. Padahal sebelumnya pada PPDB pertama, pendaftar pilihan pertama mencapai 298 dan pilihan dua mencapai 210. “ Ya begitulah. Diisi online oleh provinsi,” katanya. (lil/din) 

Editor : Dharaka Russiandi Perdana
#tulungagung