TULUNGAGUNG - Liga Santri Nusantara (LSN) Region I Jawa Timur (Jatim) resmi digelar di Stadion Rejoagung kemarin (5/9). Liga tersebut dibuka Ketua PC NU Tulungagung Abdul Hakim Mustofa. Dilanjutkan kick off kali pertama, dilakukan Sekretaris LSN Choirudin Abas. Kali ini, Tulungagung menjadi tuan rumah dalam kompetisi yang digelar hingga Sabtu (8/9) mendatang.
Dalam pembukaan LSN itu, juga dihadiri Plh Bupati Tulungagung yang diwakili Asisten II Sekda M. Mafachir. Hadir pula Kabag Kesra Pemkab Tulungagung Suyadi, Ketua PC NU Tulungagung Abdul Hakim Mustofa, segenap pengasuh pondok pesantren (ponpes), official, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Asisten II Sekda M. Mafachir berharap, LSN bisa menjadi ajang silaturahmi, terutama antarsantri. “Semoga LSN berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” jelasnya.
Tim yang bertanding dalam LSN Regional I Jatim tidak hanya dari ponpes di Kota Marmer. Tidak sedikit dari daerah lain. Seperti Trenggalek, Blitar, Ponorogo, Madiun, dan lain sebagainya. Diharapkan, LSN bisa melahirkan benih-benih pemain bola berkualitas.
Ketua PC NU Tulungagung Abdul Hakim Mustofa mengatakan, LSN merupakan alat pemersatu santri. Santri juga punya andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan. Terbukti zaman dahulu, santri juga berjuang merebut kemerdekaan.
Nantinya, juara region akan bertanding di tingkat Jatim, kemudian di tingkat nasional. Jebolan LSN juga masuk dalam timnas. (ed/wen)
Editor : Anggi Septian Andika Putra