TULUNGAGUNG - Proses pembangunan Jembatan Ngujang II yang menghubungkan Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru dan Desa Bukur, Kecamatan Sumbergmpol kini, sudah hampir rampung. Kendaraan roda dua maupun roda empat.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tulungagung di lokasi sekitar pukul 11.00 (2/1), tampak warga sekitar menikmati jembatan dengan memacu pelan kendaraan. Tidak jarang pejalan kaki lalu-lalang mengambil lokasi foto.
Selain itu, tampak beberapa pekerja jembatan yang masih sibuk membuat marka jalan. “Sudah 100 persen selesai, tinggal penyelesaian beberapa bagian saja. Namun, banyak warga melintas di sekitar jembatan,” ungkap pejabat pembuat komitmen (PPK) Jalur Kertosono, Kediri, Tulungagung, Jarakan (Trenggalek), Sudibya Wigya Jaya.
Dia mengaku, meski belum diresmikan, tak sedikit warga sekitar atau warga kabupaten tetangga memanfaatkan Jembatan Ngujang II.
Seorang warga sekitar, Gunaryanto mengaku setiap sore bersama anaknya jalan-jalan ke jembatan tersebut untuk menikmati suasana sore atau pagi.
Dengan Jembatan Ngujang II, membantu warga sekitar untuk beraktivitas ke sekolah dan bekerja di desa sebelah.
Gun, sapaan akrabnya, selama ini memilih menggunakan perahu penyeberang. “Saya sehari-hari petani. Setiap hari cari jalan pintas naik perahu,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Siti Maisaroh. Mahasiswi di Tulungagung asal Kabupaten Blitar itu mengaku lebih cepat dua kali lipat dibandingkan dengan melewati Jembatan Ngujang I. “Biasanya lewat Jembatan Ngujang I. Kalau tidak begitu, naik perahu penyeberangan. Sekarang tinggal beberapa menit sudah bisa bisa ke tempat seberang,” ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah