TULUNGAGUNG - Pinasih, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, dikabarkan meninggal di Taiwan, Rabu (2/1) lalu.
Sebelumnya, wanita 43 tahun tersebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit Landseed Chungli, di Distrik Pingzhen, Taoyuan City.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung Yumar membenarkan hal itu.
Menurut laporan yang diterimanya, perempuan yang bekerja di Taiwan sejak Oktober 2018 lalu itu meninggal lantaran terserang stroke. “Laporan dari Taiwan, TKI ini meninggal karena stroke. Pembuluh darah di kepalanya pecah,” katanya Rabu (9/1).
Selama di Taiwan, Pinasih bekerja di seorang majikan bernama Fan Liang Huo. Si majikan pula yang membawa Pinasih ke rumah sakit saat pembantunya ini tidak bisa diajak bicara. Hingga akhirnya, Tuhan berkehendak lain. Karena saat menjalani perawatan, Pinasih meninggal dunia. “Kini proses pemulangan jenazah sedang dilakukan,” jelasnya.
Diperkirakan jenazah Pinasih tiba pada Rabu (kemarin,Red) malam di Bandara Juanda, Surabaya. Alhasil, pihak dinas yang berada di Jalan Jayeng Kusuma ini akan menjemput jenazah. Untuk itu, semua keperluan administrasi sudah disiapkan dengan berkoordinasi dengan pihak keluarga jenazah. “Staf kami sudah ke keluarga untuk mengoordinasikan hal itu,” ujarnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah