Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tak Mengira Jika Ada Puting Beliung, Rumah Warga Rusak

Didin Cahya Firmansyah • Jumat, 1 Februari 2019 | 23:30 WIB
tak-mengira-jika-ada-puting-beliung-rumah-warga-rusak
tak-mengira-jika-ada-puting-beliung-rumah-warga-rusak

TULUNGAGUNG – Pemandangan berbeda di Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, setelah puting beliung memorak-pondakan rumah warga, Rabu (30/1) lalu. Beberapa warga tengah gotong-royong perbaiki rumah akibat angin tersebut, Kamis (31/1).


 


Sukardi, warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol mengungkapkan, meski terjadi puting beliung, tak membuat trauma berat pascakejadian tersebut. Hanya terkejut angin puting beliung terjadi di rumahnya. “Selama ini tak pernah ada angin seperti itu di desa ini, baru yang kali pertama,” ungkapnya.


 


Kardi, sapaan akrabnya mengaku saat kejadian dirinya di luar rumah. Meski melihat pohon salam bergoyang-goyang, dia tak berprasangka angin puting beliung. Melihat pohon tersebut goyang, dirinya takut jika mengenai kabel listrik. “Saya hanya waswas jika pohon salam itu mengenai kabel listrik,” katanya.


 


Dia melanjutkan, kala itu awan sedang mendung. Angin awalnya berhembus pelan tapi jarak dua menit berubah besar dan ranting-ranting pohon salam itu sampai terbawa angin. Pada titik ini, baru tersadar jika angin tersebut adalah puting beliung. “Saya baru sadar itu adalah angin puting beliung ketika ranting dan pohon itu terbawa angin dengan pola angin berputar,” katanya.


Pada waktu bersamaan, puting beliung sekitar singkat 15 menit itu menyingkap beberapa kerangka dan asbes rumah miliknya sampai tak tersisa. Padahal, asbes tersebut belum genap empat hari baru dibangun beserta halaman depan rumahnya. “Tukang baru selesai beberapa hari yang lalu benahin asbes, tapi kini porak-poranda gara-gara angin,” ujarnya.


 


Saat kejadian, di dalam rumahnya ada istri, anak, dan cucu. Sedangkan cucu Kardi ingin menutup pintu ketika ada angin puting beliung. “Saya lihat cucu mau menutup pintu karena angin puting beliung. Tapi cucu saya tak kuat menutup pintu tersebut,” ujarnya.


 


Kondisi yang sama pun dialami Suyani, warga setempat. Rumahnya juga rusak akibat puting beliung. Dia mengungkapkan, sebelum terjadi puting beliung membesar sempat melihat angin puting beliung kecil yang membawa beberapa kertas di pekarangan rumah. Tak lama kemudian, puting beliung besar menyusul dari arah selatan. Kala itu Yani berlari cari tempat berlindung. “Saya tak mengira ada puting beliung besar seperti itu dan baru kali pertama ini saya melihat angin seperti itu seumur hidup,” ujarnya.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung