TULUNGAGUNG – Warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, yang khususnya berdomisili di Dusun Sine sangat mengharapkan pembangunan jembatan setempat dilanjutkan. Apalagi sampai kini pembangunan masih berupa bagian bawah jembatan yang melintasi sungai yang bermuara di Teluk Sine. “Kami hanya bisa berharap pembangunan segera diteruskan tahun ini,” kata Kades Kalibatur, Asim kemarin.
Menurut dia, keberadaan jembatan tersebut memang sangat ditunggu-tunggu warga. Karena itu bisa membantu aktivitas warga yang selalu hilir mudik menuju ke kawasan barat sungai. Apalagi selama ini mereka harus menyeberangi sungai. Jika saat debit air meningkat tentu bisa mengganggu aktivitas warga. “Makanya keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga setempat,” jelasnya.
Dia melanjutkan, pada tahun lalu pembangunan jembatan memang difokuskan pada bagian bawah jembatan. Dengan demikian, pembangunannya bisa dipastikan bersifat multiyears. Apalagi dia juga sempat mendengar kabar jika tahun ini bakal segera diteruskan untuk membangun bagian atas jembatan. “Jika sudah jadi tentunya juga bisa mendukung dunia pariwisata di wilayah Sine dan sekitarnya,” ujarnya.
Dia mengakui, dari jembatan tersebut bisa menghubungkan berbagai pantai di kawasan selatan. Apalagi jika lurus ke barat bisa menuju wilayah selatan Tanggunggunung yang juga kaya lokasi wisata pantai. “Banyak manfaat yang bisa didapat jika jembatan tersebut kelak sudah selesai 100 persen. Kalau yang sekarang masih berupa landasan saja,” tandasnya.
Sekadar diketahui, pembangunan awal Jembatan Sine pada 2018 silam menelan anggaran Rp 2,8 miliar. Pembiayaan ini menggunakan bantuan keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pantauan Koran ini, warga hanya bisa melewati bagian bawah jembatan jika hendak ke seberang. Di mana mereka hanya melintasi jembatan bambu, baik yang hanya berjalan kaki maupun yang mengendarai kendaraan roda dua.
Editor : Didin Cahya Firmansyah