TULUNGAGUNG–Hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kota Marmer, mulai Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3) pagi, mengakibatkan ratusan rumah dan puluhan hektare sawah terendam air.
Titik banjir terparah di Dusun Kasrepan, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban. Di situ, ada sekitar 45 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumahnya tergenang air. Tinggi air meluber di jalan maupun persawahan mencapai 70 sentimeter hingga 1,5 meter.
Tak pelak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menerjunkan dua perahu karet untuk mengevakuasi warga ke tempat aman.
Kepala BPBD Tulungagung Soeroto mengaku, sudah melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak. Termasuk menerjunkan perahu karet untuk mengangkut warga. “Ada 45 kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah karena banjir,” ungkapnya.
Selain merendam banjir, juga menerjang sawah warga. Puluhan hektar padi terancam gagal panen. “Masih aman, mudah-mudahan cepat surut jika tidak hujan,” ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah