TULUNGAGUNG- Proses pembukaan pintu air bendungan di wilayah Blitar menjadi momen ditunggu-tunggu warga Kota Marmer. Terbukti ratusan warga memadati bibir Sungai Brantas untuk berebut ikan mabuk.
Misalkan di bantaran Sungai Brantas masuk Desa/Kecamatan Ngantru
Warga setempat, Nugroho mengaku, fenomena pladu tidak datang satu bulan sekali. Terkadang bisa satu tahun sekali hingga dua kali. Hal itu dilakukan jika pergantian musim kemarau ke hujan, atau debit air meningkat mendadak. "Dam atau bendungan pembersihan, wajar jika pintu air dibuka," ujarnya.
Dia mengaku, jika pintu dam dibuka akan menyeret tanah tertimbun, sehingga air keruh. Akibatnya, ikan yang menghuni akan mabuk. "Sungai keruh dan arus sungai deras, ikan akan mabuk," ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah