TULUNGAGUNG - Demi mendapatkan produk pangan yang awet dan tidak mudah basi, sejumlah oknum tak bertanggung jawab kerap menambahkan zat pengawet yang sebetulnya berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya boraks.
Bagi masyarakat awam mungkin agak sulit membedakan mana kerupuk yang memakai boraks dan tidak. Biasanya jika teksturnya bagus dan renyah biasanya kerupuk itu mengandung boraks. Meskipun demikian, sebetulnya kandungan boraks tersebut bisa dirasakan oleh lidah kita yaitu adanya suatu rasa yang agak getir atau pahit yang tertinggal di mulut setelah mengkonsumsi beberapa kali kerupuk atau makanan tersebut. “Saat dirasakan terasa getir dilidah atau kadang ada rasa pahit,” ujar Kasi kefarmasian dan perbekalan kesehatan dinas kesehatan (Dinkes) Tulungagung Masduki.
Editor : Didin Cahya Firmansyah