TULUNGAGUNG- Proses evakuasi korban tewas di dalam sumur, Santoso, 43, warga Desa/Kecamatan Boyolangu membutuhkan waktu sekitar satu jam. Pasalnya, selain diameter lubang memiliki ukuran lumayan kecil, alat yang digunakan mengangkat korban menggunakan alat seadanya.
Pantauan radartulungagung.id di lokasi kejadian, Selasa (16/4) polisi di bantu dengan warga sekitar gotong royong mengeluarkan jasad Santosa dari dalam sumur. Mereka menggunakan alat seadanya seperti sarung, tali, jarik, dan tangga.
Proses pengangkatan korban membutuhkan waktu lama, sekitar satu jam. Proses evakuasi itu dilakukan dengan mengaitkan tali di tubuh korban. "Sebelumnya menggunakan sarung, dan tali, karena tubuhnya sudah licin sulit untuk di angkat," ungkap To, salah seorang warga sekitar.
Akhirnya, setelah beberapa menit polisi dan warga berhasil mengeluarkan dengan cara mengaitkan tali ke bagian deu tangan, yang di kaitkan dengan sarung. "Setelah itu bersama-sama kami dan polisi mengangkatnya dan berhasil keluar dari sumur, kondisi tubuh sedah mengelupas," jelasnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah