KOTA, Radar Tulungagung - Menjelang Idul Fitri 1441 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung terus meningkatkan pengawasan. Mulai dari penambahan closed-circuit television (CCTV) dan mendirikan tambahan pos pantau di setiap perbatasan wilayah Tulungagung. Posko ini sekaligus menjadi tempat pengecekan untuk meminimalisasi penyebaran coronavirus disease (Covid-19).
Kepala Dishub Tulungagung Maryani melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tulungagung Jarmani mengatakan, meski ada aturan pelarangan mudik, pihaknya tetap melakukan persiapan menjelang Idul Fitri. Persiapan itu seperti penambahan CCTV di dua persimpangan, yakni di simpang Masjid Al Muslimun, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung dan simpang Pasar Bandung, Kecamatan Bandung. "Penambahan CCTV itu antisipasi jika nantinya ada lonjakan," tuturnya.
Penambahan dua CCTV tersebut memiliki tujuan. Simpang Masjid Al Muslimun kini menjadi simpul yang sangat sibuk. Sebab, merupakan pertemuan kendaraan dari Jembatan Ngujang 2 dari Blitar menuju Kediri. Hal yang sama terjadi pada simpang Pasar Bandung, yang menjadi pintu masuk orang-orang dari arah Trenggalek. "Kami akan selalu melakukan pemantauan meski sudah ada pelarangan mudik," paparnya
Jarmani menambahkan, CCTV itu sangat berfungsi, bilamana ada permasalahan atau kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya langsung bisa mengirim petugas ke lokasi tersebut. "Secepat mungkin kami bisa segera turun ke lapangan jika ada hal yang mendesak," tambahnya.
Pria ramah itu mengungkapkan, selain adanya penambahan CCTV, dari Dishub Tulungagung juga mendirikan lima titik pos pantau di perbatasan wilayah Tulungagung. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pos pantau ini tidak hanya untuk mengawasi lalu lintas saja, tapi juga deteksi dini dalam pencegahan penyebaran Covid-19. "Sekarang pos pantau memiliki fungsi ganda, yaitu pengawasan dan deteksi dini," ungkapnya.
Kelima titik pos pantau tersebut masing-masing berada di Jeli, Ngantru, Jembatan Ngujang 2, Rejotangan, dan Gondang. Pos pantau tersebut memang difokuskun untuk deteksi dini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Karena dengan adanya pelarangan mudik, tentu banyak masyarakat yang lebih memilih tetap di rumah. "Tahun ini kita bisa benar-benar fokus untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Jarmani. (*)
Editor : Dharaka Russiandi Perdana