Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bakal Tonjolkan Wisata Alam

Choirurrozaq • Jumat, 13 November 2020 | 18:41 WIB
bakal-tonjolkan-wisata-alam
bakal-tonjolkan-wisata-alam

Sudah menjadi rahasia umum, wilayah-wilayah yang bakal dilintasi proyek Selingkar Wilis menyimpan potensi pariwisata yang menjanjikan. Utamanya di wilayah seperti Kecamatan Sendang dan Pagerwojo. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pariwisata, Aris Wahyudiono mengatakan, nantinya akan dilakukan pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok sadar wisata (pokdarwis) di kawasan tersebut. “Wisata yang sudah ada akan kami dampingi agar terus berkembang, sementara potensi yang bisa digarap akan kami bina agar mendukung wisata yang sudah ada,” jelasnya.


Aris melanjutkan, karakter Kecamatan Sendang dan Pagerwojo yang merupakan daerah pegunungan cocok untuk menonjolkan wisata alam. Seperti di wilayah Sendang yang dapat dibentuk seperti kawasan wisata Kota Batu.


Beberapa obyek wisata yang sudah berjalan seperti bumi perkemahan Jurang Senggani di Desa Nglurup akan menjadi pilot project wisata. Ini agar membantu menghidupkan wisata-wisata yang berada di sekitarnya yang belum terekspos wisatawan. Seperti kawasan wisata Kedungminten yang sudah dibuka beberapa waktu terakhir. “Ibarat jalan, ini akan menjadi sirip atau pendukung. Jadi wisata pilotnya adalah yang sudah ada, kemudian didukung wisata di sebelahnya. Sehingga akan terintegrasi,” terangnya.


Ia berharap dengan adanya wisata terintegrasi seperti ini, membuat wisatawan akan lebih lama menghabiskan waktu di Tulungagung. Terlebih jika sudah didukung dengan akses jalan yang sudah mudah. Baik itu untuk kawasan wisata yang dikelola pemkab, pokdarwis, maupun wisata perorangan. “Konsepnya nanti kalau sudah terintegrasi wisatawan tidak memiliki cukup waktu hanya sehari. Sehingga berhari-hari di sini karena saking banyaknya objek wisata yang bagus untuk dikunjungi,” urainya.


Tak hanya potensi wisata, nantinya proyek Selingkar Wilis juga diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penjual aneka kerajinan tangan (handcraft) dapat membentuk sebuah kawasan oleh-oleh di sekitar lokasi wisata. “Jadi wisatanya berkembang, produk UMKM pun dapat diberdayakan juga ke pasar luar,” imbuhnya.


Disinggung mengenai anggaran yang didapat untuk potensi wisata di selingkarwilis, Aris mengaku belum mengetahui jumlah pasti nominal yang didapat. Sebab pengerjaan proyek wisata di kawasan Selingkar Wilis juga masih menunggu aturan turunan dari peraturan presiden (perpres). Sehingga, pihaknya masih harus berkoordinasi dengan berbagai lintas sektor. Termasuk dengan pemprov maupun kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf).


Namun demikian ia berharap proyek ini dapat segera terealisasi secepatnya. Sebab dengan adanya proyek ini diharap dapat mendongkrak potensi wisata di Tulungagung. Sehingga Tulungagung dapat menjadi destinasi pariwisata prioritas (DPP), maupun destinasi super prioritas (DSP). “Sampai saat ini belum ada info detail untuk anggaran, mudah-mudahan segera terealisasi agar mendorong daya tarik bagi kabupaten ini,” tandasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq