Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kuntul Kerbau Bisa Seimbangkan Ekosistem Sawah

Choirurrozaq • Senin, 14 Desember 2020 | 18:45 WIB
kuntul-kerbau-bisa-seimbangkan-ekosistem-sawah
kuntul-kerbau-bisa-seimbangkan-ekosistem-sawah

KOTA, Radar Tulungagung - Jika melintasi area persawahan yang memasuki masa tanam, tak ada salahnya melempar pandangan ke situ. Siapa tahu ada sekumpulan burung kuntul yang bercengkrama dengan petani penggarap sambil mencari makan. Bahkan kalau beruntung, ada ratusan ekor yang bergerombol.


Seperti yang terlihat persawahan di barat SMPN 5 Tulungagung beberapa waktu yang lalu. Ada segerombolan kuntul yang menguntit petani yang membajak sawah. Bahkan, aktivitas mereka sempat menarik minat beberapa orang yang sedang ngopi di sebuah warung kopi (warkop) yang tidak jauh dari lokasi itu untuk mengambil gambar dengan smartphone.


Yuga Hermawan, aktivis penyelamat hewan dari Lembaga Edukasi Satwa Cinta Satwa dan Konservasi (LES CAKRA) mengatakan, sebagian besar kuntul yang sering terlihat di lahan persawahan ada kuntul kerbau. Mereka memang sering ditemukan di area tersebut untuk mencari makanan berupa siput maupun hewan kecil lainnya. “Mereka memang sering ditemukan di sekitar area persawahan,” katanya kemarin (13/12).


Menurut dia, keberadaan mereka sebenarnya juga indikator kalau lingkungan di sekitarnya bagus. Terlebih mereka juga bisa menyeimbangkan ekosistem karena memangsa hewan kecil yang selama ini dianggap sebagai musuh petani. Tak mustahil mereka sering ditemukan di area persawahan yang mulai dibajak. “Kalau lingkungan sekitar situ tidak bagus, mustahil mereka muncul,” tambahnya.


Pria yang berdomisili di Desa Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo, ini melanjutkan, kuntul jenis ini tidak termasuk hewan yang dilindungi. Mengingat jumlah mereka di alam liar terhitung cukup banyak. “Jenis kuntul ini memang cukup banyak di alam liar. Sehingga tidak dikategorikan sebagai hewan dilindungi,” ujarnya.


Kendati demikian, dia berharap keberadaan mereka juga tetap dilestarikan. Khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi lokasi mereka bersarang. (*)

Editor : Choirurrozaq