NGUNUT, Radar Tulungagung-Dalam membudidayakan ikan koi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Karena pada dasarnya setiap jenis ikan koi memiliki treatment sendiri-sendiri. Untuk pakan, usahakan menggunakan jenis pakan yang memiliki kadar protein tinggi. Selain itu, kadar oksigen harus tercukupi dan usahakan kolam memadai untuk budidaya koi, dengan perbandingan 1x3 meter untuk satu koi. “Yang juga menjadi perhatian adalah proses seleksi ikan koi. Sebaiknya dilakukan sejak awal. Jadi ada 10.000 burayak ikan koi ya harus diseleksi satu per satu,” ungkap salah seorang anggota Kelompok Pembudidayaka Ikan Koi Gudang Poster Selorejo yang bermarkas di Desa Selorejo, Kecamatan Ngunut, Dodik Setiawan.
Dalam membudidayakan ikan koi juga harus memperhatikan cuaca. Misalnya seperti musim hujan saat ini, sering kali ikan koi rawan terkena jamur. Maka dari itu lebih baik menanggulangi dari pada mengobati ikan koi yang terlanjur sakit. Kendati demikian, tidak cukup hanya diberikan pakan dengan protein tinggi saja. Tapi juga harus ada pakan penyerta seperti pakan dari empon-empon. Dan juga harus memperhatikan PH air. “Kalau air itu sudah lama tentu ph air akan menurun dan ketika selesai hujan harus segera di grojok. Sedangkan untuk air baru pasti ph-nya masih normal yakni diantara 5-7 kadarnya,” paparnya.
Pria 32 tahun itu berharap, dengan budidaya ikan koi bersama kelompok yang juga disupport oleh Pemdes Selorejo ini bisa memberikan dampak secara ekonomi di masyarakat. Karena nantinya anggota yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan koi gudang poster selorejo ini bisa membagikan ilmunya di daerah masing-masing. “Untuk menjaga harga dan pasar ikan koi harus memperluas relasi. Selain itu dengan sering diadakanya kontes dengan sendirinya eksistensi dan harga ikan koi akan naik dengan sendirinya,” pungkasnya. (*)
Editor : Dharaka Russiandi Perdana