KOTA, RADAR TULUNGAGUNG - Pemberitaan tentang seorang nenek bernama Binah terlantar dan belum mendapatkan bantuan pemerintah langsung dibantah Koordinator Tenaga Kesejahteran Sosial Tingkat Kecamatan (TKSK) Kabupaten Tulungagung. Bahkan ditegaskan pemberitaan nenek asal warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir memasak air tanpa beras untuk mengganjal rasa lapar itu hoaks.
TKSK Kabupaten Tulungagung, Mohammad Imron Wahyudi menjelaskan berita yang masih beredar saat ini, banyak yang harus diluruskan. Terang dia, nenek Binah sebenarnya sudah wafat pada tahun 2019 merujuk pada surat kematian yang diterbitkan Kantor Desa Kalidawir dengan Nomor 472. 11/21.409/11/2019. Namun, berita bersumber dari situs viraltopberitaterkini, dengan judul: “Tinggal Seorang Diri, Nenek Ini Hanya Masak Air Tanpa Beras untuk Mengganjal Rasa Lapar” ini terus diviralkan dengan maksud yang tidak diketahui.
"Perlu diluruskan. Nenek Binah ini sudah sudah wafat pada tahun 2019. Bukan kejadian kemarin," katanya.
Dalam pemberitaan tersebut, terang Imron mempertanyakan tindakan pemerintah di saat ada warganya yang tinggal di bilik bambu beralaskan tikar plastik tanpa bantal dan dikatakan memasak air saja tanpa ada berasnya, hanya untuk mengganjal perut itu salah. Padahal, pemerintah sudah merespon kasus ini sejak tahun 2017. Kemensos melalui TKSK Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan penyaluran bantuan, yakni melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan bantuan pangan dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada bulan Januari 2017.
"Jadi tidak benar pemerintah tidak memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, tidak terkecuali kepada Nenek Binah," terangnya.
Bahkan Imron mengaku juga turut terlibat langsung menyerahkan bantuan kepada Nenek Binah, pada bulan Januari 2017 tersebut. "Itu jelas hoaks,” tegas Imron.
Pada kasus berbeda, sesuai arahan mensos Tri Rismaharini, Biro Hubungan Masyarakat Kemensos juga melakukan penelusuran awal terhadap lansia Noorlia Effendy warga Griya Permata Gedangan, Desa Kebonsikep, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Effendy merupakan lansia berusia 78 tahun pensiun tenaga satuan pengamanan (satpam). Berhenti bekerja pada tahun 2010, Effendy merasakan kesulitan membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Atasan laporan tersebut,
Tim Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Kepala Desa Kebonsikep, bersama Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dan Pendamping Rehabilitasi Sosial turun tangan dengan menyusun langkah lebih lanjut sebelum menentukan layanan yang sesuai. (*)
Editor : Choirurrozaq