KOTA, Radar Tulungagung – Upaya pemutusan rantai penularan coronavirus disease (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Setelah menemukan puluhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) positif korona setelah mengikuti latihan dasar (latsar), kemarin (21/6) memperluas proses tracing. Kali ini proses tracing dengan melakukan pengambilan swab antigen terhadap 155 mentor dan 130 CPNS yang sebelumnya telah menjalani isolasi mandiri (isoman). Hasilnya, petugas menemukan sekitar 28 orang positif swab antigen.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung Kamsiah mengatakan, masih melakukan evaluasi pada latsar CPNS beberapa waktu lalu. Kini pihaknya mempertimbangkan untuk pengiriman kembali CPNS mengikuti kegiatan serupa dalam waktu dekat. “Kami masih melakukan evaluasi untuk kegiatan serupa,”jelasnya.
Dia melanjutkan, pengiriman ratusan CPNS mengikuti latsar ini merupakan pengiriman gelombang kedua. Pihaknya mengakui sudah merencanakan untuk pemberangkatan CPNS gelombang tiga yang merupakan CPNS golongan II untuk mengikuti latsar. Namun rencana itu harus tertunda menunggu hasil kajian terkait kejadian penularan virus Covid-19 tersebut. “Kami belum tahu, masih menunggu hasil evaluasi dan koordinasi lebih lanjut,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dinkes Kabupaten Tulungagung memastikan akan memperluas tracing terhadap kontak erat puluhan CPNS yang positif swab antigen, usai mengikuti latsar di Surabaya beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah dengan melakukan swab antigen terhadap 155 orang yang menjadi mentor pada latsar tersebut. (*)
Editor : Choirurrozaq