KOTA, Radar Tulungagung – Beberapa warga Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung mengeluhkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima tidak sesuai standar pedoman umum (Pedum). BPNT yang jumlah totalnya Rp 200 ribu diterima tiap bulan tidak penuh diterima oleh warga. “Terdapat 50 warga Kampung Dalem yang menerima BPNT pada Rabu (28/7) di agen yang berada di Kelurahan Bago. Namun setelah itu mereka mengeluhkan bila barangnya dinilai tidak bagus,” ujar Burai selaku Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Kampung Dalem.
Burai sebagai Ketua RT menceritakan bila beras yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bukan kelas premium. Selain itu, jika beras tersebut beratnya diperkirakan hanya sebesar 10 kilo gram dan tidak bermerk seperti beras koi atau beras lahap.
Tidak hanya itu, telur, jeruk dan kentang yang diterima oleh KPM di Kampung Dalem dinilai tidak bagus untuk dikonsumsi. Burai mengungkapkan bila berat masing-masing barang tersebut hanya setengah kilo gram. Ukuran dari jeruk dan kentangnya kecil-kecil tidak sesuai yang diharapkan oleh KPM.
“Ibu-ibu banyak yang tahu harga pasar ya mas. Bila barang-barang BPNT dirupiahkan mungkin totalnya tidak sampai Rp 150 ribu. Sehingga warga wajar banyak mengeluh karena haknya tidak terpenuhi,” terang Burai yang ditemui di rumahnya kemarin (1/8). (*)
Editor : Choirurrozaq