Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Setelah Usir Kakak, Adik Tergeletak tak Bernyawa

Choirurrozaq • Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:50 WIB

REJOTANGAN, Radar Tulungagung - Malang dialami Puji, 57, warga Desa Pulosari, Ngunut. Dia ditemukan meninggal dunia di rumah kakaknya yang berada di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Minggu (2/8). Laki-laki itu meninggal setelah tiga hari mengunci diri di rumahnya dan sempat mengusir kakak kandungnya.


Kejadian itu diketahui lebih dulu oleh Suyanto, tetangga kakak kandung Puji, yang curiga korban tidak terlihat beraktivitas selama tiga hari. Suyanto pun berinisiatif melaporkan ke perangkat desa agar dapat ditindaklanjuti. Suyanto bersama perangkat desa langsung mendobrak pintu rumah Puji. Lalu menemukan dia telah tergeletak tidak bernyawa.


“Ketika ditemukan, Puji telentang tidak bernyawa di atas tempat tidur dengan posisi menggantung. Dari keterangan warga, Puji mengusir kakak perempuannya tiga hari sebelum peristiwa ini,” ujar Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat.


Mengetahui itu, Suyanto langsung melaporkan ke Polsek Rejotangan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Beruntung, ketika tim Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung datang dan memeriksa jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun menurut Suyanto, dalam seminggu terakhir laki-laki berumur 57 tahun itu terlihat batuk-batuk sehingga diduga tewasnya disebabkan sakit batuk yang dideritanya.


Sementara itu, Suyanto juga sempat mengetahui Puji bertengkar dengan sang kakak dan akhirnya mengusir kakak perempuanya. Selama tiga hari itu Puji mengunci diri di rumah dan tidak terlihat beraktivitas apa pun.


“Suyanto tidak melihat aktivitas apa pun dalam rumah Puji selama tiga hari. Kakak perempuannya diusir dan telah pergi tanpa berpamitan pada siapa pun,” terang Tri Sakti, dihubungi kemarin.


Dari keterangan Suyanto, Puji telah bercerai dengan istrinya sejak dua tahun lalu. Setelah itu Puji bertempat tinggal bersama kakak perempuannya di Desa Tenggur ini. Syukurnya keluarga Puji dapat dihubungi setelah mengetahui saudaranya meninggal dunia. Keluarga mengikhlaskan kepergian Puji dan bersedia untuk tidak menuntut siapa pun dalam kejadian ini. (*)

Editor : Choirurrozaq