Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bupati Tulungagung: Tol Ditargetkan Beroperasi Tahun 2024

Anggi Septian Andika Putra • Selasa, 7 Desember 2021 | 18:59 WIB

KOTA, Radar Tulungagung - Rencana pembangunan jalan tol KediriTulungagung disambut baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Sebab salah satu proyek strategis nasional (PSN) ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri di daerah sekitar.


“Tentu kami harus mendukungnya. Karena setelah terbangun, tak hanya memudahkan akses transportasi tapi juga mendukung berbagai sektor termasuk ekonomi warga,” ucap Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat ditemui Koran ini, kemarin. Dia menjelaskan, perencanaan pembangunan tol kini masih tengah dimatangkan. Dalam waktu dekat, akan segera direalisasikan.


Karenanya, jalan bebas hambatan ini akan mendukung Bandar Udara di Kediri yang ditargetkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2023 mendatang. “Kalau bandara selesai 2023. Sedangkan jalan tol ini akan dikebut seiring pembangunan bandara dan ditargetkan beroperasi 2024 mendatang,” tuturnya.


Secara rinci rencana panjang lajur tol yang melintas di Tulungagung itu sepanjang 13,2 kilometer (km). Lajur tersebut membentang mulai Kecamatan Karangrejo, Kauman, Kedungwaru dan Kecamatan Tulungagung. Sedangkan, untuk exit tolnya berada di Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo dan berada di Kecamatan Tulungagung sekitar barat GOR Lembu Peteng.


“Info terakhir ada dua exit tol. Ini untuk memecah kepadatan lalu lintas exit tol di wilayah kota. Serta, untuk mendekatkan pengguna tol dari wilayah Blitar,” terangnya.


Dalam hal ini, Maryoto menegaskan, sebagai kepala daerah akan mensukseskan PSN itu sesuai arahan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan A Djalil ketika melakukan kunjungan kerja terkait Pembangunan Bandar Udara Kediri, Selasa (30/11) lalu. “Ini program nasional dan untuk kepentingan nasional jadi kepala daerah harus siap mensukseskannya,” katanya.


Sejauh kesiapan itu, Pemkab Tulungagung telah memberikan sosialisasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat di desadesa yang terdampak pembangunan tol. Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat ikut mendukung terciptanya pembangunan tol. Mengingat, banyak potensi yang akan terangkat dengan adanya tol tersebut. “Sudah kita sosialisasikan per kecamatan. Namun akan ada sosialisasi lagi setelah titik koordinatnya diumumkan,” jelasnya.


Disinggung soal pembebasan lahan, kata dia, pemkab hanya akan memfasilitasi pertemuan antara pihak ketiga dan masyarakat. Untuk nominal nilai ganti untung bagi masyarakat diserahkan kepada pihak ketiga dan masyarakat. “Nanti ada tim tersendiri. Tentunya melibatkan apprasial yang menghitung nilai ganti untungnya,” terangnya.


Namun demikian, untuk mendukung pembangunan tol tersebut pihaknya memastikan jalan sirip di sekitar pintu exit tol juga akan dibenahi. Hal ini dilakukan untuk menunjang kelancaran lalu lintas pasca pembangunan jalan tol. “Nanti kita benahi. Sekali lagi, rencana itu menunggu titik pasti koordinat jalan tol dari pengembang,” tandasnya. (lil/din/dfs)

Editor : Anggi Septian Andika Putra
#tulungagung #berita tulungagung #radar tulungagung #radar tulungagung tv #kabupaten tulungagung #info tulungagung