Monas Kalidawir berlokasi di pertigaan Karangtalun, Kecamatan Kalidawir Tulungagung. Sebenarnya, Tugu ini dinamakan Tugu Karangtalun. Karena banyak yang mengira ini mirip dengan Tugu Monas Jakarta. Dinamakan Tugu Monas karena bentuknya mirip banget sama Monasnya Jakarta. Tugu Monas yang berada di perempatan ini, memiliki sejarah yang berhubungan dengan Desa Karangtalun loh. Pada zaman penjajahan Belanda ada dua pengikut pangeran diponegoroyang melarikan diri ke wilayah Hutan Belantara Kemudian salah satunya mengambil karang dari laut untuk ditancapkan ke wilayah tersebut. Setelah mengalami perkembangan zaman, dibangunlah Treplika tgu mona di tempat penancapan Batu Tersebut. Maka dari itu, sampai sekarang replika Monas ini dikenal sebagai tanda pusat Desa Karangtalun.
Monas Kalidawir ini diresmikan pertama kali pada masa pemerintahan kepala desa Ronggo Leksono, yang secara resmi dipilih langsung oleh Bupati Tulungagung pada masa itu.
Ada satu hal yang membedakan Monas Kalidawir dengan Monas di Jakarta. Hal yang membedakan ialah dari ukurannya. Monas Kalidawir memiliki ukuran yang mini dari Monas Jakarta. Meskipun itu, Tugu ini memiliki nilai sakral yang mana tugu ini diabadaikan sebagai cikal bakal Desa Karangtalun. Meskipun pada siang hari hanya sebagai jalan lintasan kendaraan, tetapi pada malam hari terkadan ramai karena banyak pedagang kaki lima berhenti di tepi jalan ini.
Dengan memiliki lapisan ujung yang sama berwarna keemasan, Tugu pusat desa ini sukses memiliki icon yang menjadi daya tarik wisatawan. Selain itu, Kalidawir memiliki potensi wisata alam, seperti pantai Cemoro Sewu, Sine dan Dlodo. Editor : Anggi Septian Andika Putra