Tulungagung – Melestarikan seni budaya peninggalan nenek moyang bisa diimplementasikan dalam banyak cara. Seperti yang terlihat di Ponpes Albadru Alaina, Desa/Kecamatan Ngantru, kemarin malam (14/2). Dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Ulang Tahun Ke-17 PR Alaina (Fajar Berlian), mereka menyuguhkan pergelaran wayang kulit semalam suntuk.
Pengasuh Ponpes Albadru Alaina, Gus Audin mengatakan, sebenarnya acara ini merupakan agenda rutin setiap bulan yang diadakan di ponpes tersebut. Kebetulan malam ini (kemarin) ada puncak acara pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Eko Kondo Prisdianto dari Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu. “Banyak masyarakat yang datang untuk menyaksikan pergelaran wayang kulit ini,” jelasnya.
Selain itu, tambah pria ramah ini, jajaran santri Pondok Albadru Alaina juga tampak antusias menyaksikan. Dia pun berharap acara ini bisa terus berlangsung setiap bulannya. Apalagi di setiap bulannya juga ada cukup banyak kegiatan lainnya. “Semoga nanti juga tetap ada acara rutinan seperti ini,” tandasnya. (gun/c1/rka)
Editor : Nisrina Habibah