Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, perkantoran dari tiga dinas baru tersebut masih dipikirkan dan mulai dipersiapkan. Sementara, perkantoran dinas pemuda dan olahraga (dispora) masih menjadi satu dengan dinas pendidikan (disdik). Kedua dinas tersebut sebelumnya adalah dinas pendidikan, pumuda, dan olahraga (disdikpora), yang memiliki kantor di Jalan Ki Mangun Sarkoro Desa Beji, Kecamatan Boyolangu.
Kemudian, perkantoran badan riset dan inovasi daerah (BRIDa) sementara masih menjadi satu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tulungagung. Kantornya berlokasi Jalan Ahmad Yani Timur, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung. “Kalau BRIDa masih nunut di bappeda,” jelasnya, kemarin (4/4).
Dia melanjutkan, dinas pemadam kebakaran dan keselamatan (PMKP) sudah memiliki bangunan sendiri. Namun, bangunan di Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Kauman, Kecamatan Tulungagung, tersebut belum layak untuk dijadikan perkantoran OPD.
“Damkar itu sebenarnya sudah punya bangunan, tapi dulu kelasnya bidang untuk tenaga operasional. Karena ini kantor untuk OPD baru, jadi harus kita besarkan,” jelas Maryoto.
Dia melanjutkan, Pemkab Tulungagung sudah memiliki area yang bisa saja dijadikan sebagai kawasan perkantoran. Ya, kawasan eks pertokoan Belga yang pengelolaan sepenuhnya menjadi milik Pemkab Tulungagung bisa saja dijadikan lokasi untuk ketiga dinas baru tersebut. Namun, untuk bisa dijadikan sebuah perkantoran, kawasan tersebut memang masih perlu direnovasi lebih lanjut dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing OPD.
“Kita sudah punya gedung (kawasan eks pertokoan Belga, Red) dan kita sudah program, tinggal mengadakan renovasi dan bisa segera ditempati,” tutupnya.
Kepala Dispora Tulungagung Achmad Mugiyono mengatakan, untuk beberapa saat ke depan, kantor dinas yang dipimpinnya akan menjadi satu dengan disdikpora. Sebagai OPD baru, perangkat keras dan perangkat lunak dari OPD tersebut juga belum lengkap. “Kita masih jadi satu di kantor disdikpora (dulu) di Beji, Kecamatan Boyolangu. Kantor saya berada di belakang,” tandasnya. (nul/c1/din) Editor : Nurul Hidayah