KOTA BLITAR - Ramadan selalu dinanti mayoritas umat muslim. Tak terkecuali di Kota Blitar. Suasananya berbeda dibanding hari biasa. Utamanya di musala ataupun masjid. Seperti terlihat di Masjid Agung Kota Blitar.
Di sana ada berbagai kegiatan selama Ramadan. Salah satunya pengajian. Berbeda dengan biasanya, pengajian ini digelar lebih masif. Yakni, sehari dua kali, bakda subuh dan asar. Kegiatan tersebut juga untuk memburu berkah Ramadan. “Biasanya pengajian hanya dilakukan seminggu sekali,” ujar pengurus takmir Masjid Agung Kota Blitar, Syahroma, kemarin (14/4).
Syahroma mengatakan, pengajian bakda subuh digelar tak hanya sekadar mengisi waktu pagi, tetapi agar dapat menciptakan pemikiran positif. “Terutama setelah subuh itu tidak diperkenankan untuk tidur lagi,” ungkapnya.
Pengajian bakda asar, lanjut pria ramah itu, bertujuan untuk mengisi waktu seraya menunggu berbuka puasa. Saat pengajian ini, banyak jemaah yang datang dari jauh. Tak jarang mereka ngabuburit bersama sambil menyimak pengajian. “Pengajian yang diselenggarakan terbuka untuk umum, jadi siapa pun boleh ikut,” terangnya.
Syahroma mengaku, banyak jemaah yang tertarik mengikuti pengajian. Ini bisa dilihat dari jumlah kehadiran setiap harinya. Baik itu pengajian pagi maupun sore. “Meskipun jumlahnya setiap hari tidak sama, tapi selalu ramai,” akunya.
Dia menambahkan, pengajian tersebut diisi narasumber berkompeten se-Blitar Raya. Tiap hari selalu berganti narasumber. Materi yang disampaikan beragam. Mulai yang berkaitan dengan Ramadan, hukum Islam, hingga kebiasaan sehari-hari. “Materi ini disesuaikan dengan situasi dan kemampuan penceramah,” terangnya.
Ada juga khataman Alquran setiap hari. Tak lain tujuannya untuk memperbanyak amalan selama Ramadan. Sebab, Ramadan menjadi momen yang tepat untuk melakukan banyak kebaikan. “Bulan Ramadan adalah bulan suci yang penuh ampunan,” ungkapnya.
Setiap sore masjid megah tersebut juga menyediakan takjil bagi para jemaah. Setelah pengajian, para jemaah diperkenankan untuk membatalkan puasa dengan takjil yang telah disediakan. Selain takjil, makanan berbuka telah disediakan dan dibagikan kepada para jemaah yang hadir. “Meskipun sederhana, kami berharap bisa bermanfaat untuk semuanya,” tandasnya. (mg1/c1/wen) Editor : Endah Sriwahyuni