Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

JLS Dibuka Fungsional, Pantai Selatan Tulungagung Tetap Primadona

Nurul Hidayah • Selasa, 2 Mei 2023 | 18:54 WIB

Tulungagung - Wisata pantai kawasan selatan masih dipadati pengunjung pada akhir pekan setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hal itu membuat jalan lintas selatan (JLS) sebagai akses utama kawasan pantai selatan Tulungagung sempat mengalami kemacetan. Sebelumnya, puncak kunjungan wisata terjadi pada 25 April lalu atau hari terakhir masa cuti bersama.

Berdasarkan pantauan Koran ini, wisawatan dari berbagai daerah memanfatkan JLS ruas Tulungagung untuk berwisata kemarin. Keberadaan jalan tersebut tampaknya menjadi daya tarik tersendiri dengan berbagai spot foto yang bisa dinikmati masyarakat. Tanpa menghilangkan fungsi utamanya yakni meningkatkan akses di kawasan selatan yang juga meningkatkan potensi pariwisata di sekitarnya.

Bahkan pada sore hari, kawasan JLS di sekitar Pantai Gemah  sempat mengalami kemacetan. Meski tidak panjang mengular, pengguna jalan tidak bisa memacu kendaraannya dengan leluasa. Lalu lintas cenderung padat merayap dipenuhi kendaraan yang keluar dari beberapa wisata pantai yang ada.

Salah satu pengunjung Pantai Gemah asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Much Machrus mengatakan bahwa memang sengaja berwisata setelah masa cuti bersama usai. Alasannya karena menghindari keramaian yang ada di pantai saat masa cuti bersama Lebaran kemarin. “Saat cuti bersama kemarin masih banyak masyarakat yang belum kembali bekerja atau kembali ke tempatnya bekerja. Sehingga berbagai pantai pasti dipadati pengunjung. Sekarang pun masih ramai,” jelasnya.

Selain itu, Machrus juga penasaran dengan JLS yang menghubungkan Tulungagung dengan Trenggalek yang sudah bisa dilalui. Menurut dia, adanya JLS bisa memangkas waktu apabila ingin melanjutkan wisata di pantai yang ada di Trenggalek. “Hanya butuh waktu kurang dari 30 menit untuk melalui Kecamatan Besuki (Tulungagung) dengan Kecamatan Watulimo (Trenggalek). Kalau lewat jalur sebelumnya itu bisa memakan waktu berjam-jam,” tandasnya.

Sementara salah satu pedagang di Pantai Gemah, Yulis menyebut, jumlah pengunjung mencapai puncaknya pada 25 April lalu atau H+4 Lebaran. Pada akhir pekan setelah Lebaran, pengunjung juga terbilang cukup banyak. “Kalau weekend ini mungkin masyarakat banyak yang memiliki agenda Kupatan. Sedangkan 25 April lalu adalah hari terakhir cuti bersama sehingga banyak dimanfaatkan wisatawan untuk berlibur ke pantai,” jelas ibu tersebut.

Beruntung saat cuti bersama kemarin cuaca cukup mendukung masyarakat untuk berwisata. Karena ketika hujan turun, biasanya jumlah pengunjung pantai juga tidak maksimal. “Alhamdulillah cuaca kemarin cerah, jadi pengunjung juga ramai,” katanya.

Saat momen libur panjang kali ini, hampir semua pedagang yang ada di Pantai Gemah membuka lapaknya masing-masing. Mulai dari pedagang ikan bakar sampai pedagang oleh-oleh. Pada hari biasa hanya sebagian pedagang yang membuka lapaknya. Tentu ramainya pengunjung pantai juga berkorelasi dengan pendapatan para pedagang pantai. “Sepertinya ramai semua (pedagang, Red). Mulai saat cuti bersama lalu sampai weekend,” tandasnya. (nul/c1/din/rka) Editor : Nurul Hidayah
#JLS #tulungagung #liburan #gemah