Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Libatkan 7 Seniman, Kampanyekan Larangan Buang Sampah di Sungai

Nurul Hidayah • Kamis, 11 Mei 2023 | 17:16 WIB
SEMRINGAH: Para PNS di lingkup Pemkab Tulungagung ketika upacara. (foto: Satria Cahyono/Radar Tulungagung)
SEMRINGAH: Para PNS di lingkup Pemkab Tulungagung ketika upacara. (foto: Satria Cahyono/Radar Tulungagung)
TULUNGAGUNG – Begitu riset selesai dilakukan, pekerjaan lanjutan sudah menanti. Benny Widyo, Ella Chedburn, dan kawan Gulung Tukar harus mempersiapkan pameran tersebut dalam satu bulan.  Tentu dengan segala keriwehan yang sebenarnya sesuatu yang lazim saat seseorang akan menggelar gawe.

Lantaran pameran ini mengisahkan tujuh pohon beringin, pihaknya juga harus berkolaborasi dengan tujuh seniman. Angka 7 dipilih karena dianggapnya sebagai angka penolong atau pitulungan dan dikaitkan dengan filosofi kiblat papat lima pancer.

Dari situ, Benny sempat mengunjungi beberapa tempat yang dapat menangani banjir. Seperti di utara ada tempuran, selatan ada Bendungan Niyama, di barat ada Bendungan Wonorejo, dan di timur ada dam Tulungagung.

“Tujuh karya yang dipamerkan berbeda-beda jenisnya. Ada fotografi dan arsip, ada ilustrasi, ada 3D animasi, performance, instalasi kostum penari, dua skrining film, dan ada satu karya suara. Berkolaborasi dengan seniman Tulungagung dan luar kota,” tuturnya.

Dari pameran ini, harapannya ingin berbagi hal-hal yang telah ditelusuri terkait pengelolaan banjir di Tulungagung. Dengan begitu, bisa dilakukan penanganan ke depannya yang dapat menjaga atau mengatasi bencana tersebut. “Dengan sederhana, tidak membuang sampah di sungai,”pungkasnya. (jar/c1/din/rka) Editor : Nurul Hidayah
#karya seni #tulungagung #bermakna