Pelatihan yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) ini dilakukan untuk sosialisasi dan pelatihan nasabah PNM, yaitu PKU Akbar. Selanjutnya, acara dihadiri oleh Maryoto Birowo MM selaku Bupati Tulungagung; Drs Slamet Sunarto SE MSi selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tulungagung; Suhartono selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung; Drs Totok Joko Purwantoro MAP selaku Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tulungagung; Fida Syarifa Syifa selaku Kepala Subbagian Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Tulungagung; Rahardian Umar Dani selaku Pimpinan Cabang BRI Tulungagung; Wahyu Mujiono selaku Pemimpin Cabang Pegadaian Tulungagung; dan Made Bagus Dwantara Wijaya selaku Pemimpin Cabang PNM Tulungagung.
Kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dengan mengusung tema “Halo UMKM Tulungagung, Ayo Podo Nabung, Ben Usaha Tambah Untung. Urip Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto Sareng PNM”, yang memiliki arti “Halo UMKM Tulungagung, Ayo Menabung, agar Usaha Tambah Untung. Hidup Bahagia, Sejahtera, dan Tenteram Bersama PNM”. Kemudian, pelatihan yang diberikan berupa literasi keuangan, digital, dan usaha. Peserta mendapatkan sosialisasi yang sangat bermanfaat sehingga difasilitasi dengan nomor induk berusaha (NIB). Selain itu, pelatihan yang diberikan adalah digitalisasi dengan memanfaatkan aplikasi PNM Digi serta manfaat menabung di bank. Peserta juga didampingi untuk membuka Tabungan Simpedes UMi dan Tabungan Emas, serta menjadi agen BRI Link.
PNM melalui program PKU memberikan pelatihan yang juga bersifat pendampingan antar-PNM dengan nasabah, yang bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perizinan usaha (NIB). Dengan begitu, legalitas usahanya terjamin serta dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung para nasabah untuk digitalisasi agar usahanya terus berkembang pesat di pasar online sehingga pemasarannya semakin luas. Dengan harapan, ke depan pelatihan ini bisa menjadi contoh serta inspirasi bagi nasabah lainnya.
Sebagai informasi, hingga 31 April 2023, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 23,05 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.551.096 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 62 cabang, 3.800 kantor unit layanan PNM Mekaar dan 645 kantor unit layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia, yang melayani UMK di 34 provinsi, 513 kabupaten/kota, dan 6.664 kecamatan. Informasi lebih lanjut: L. Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PT Permodalan Nasional Madani dodot@pnm.co.id www.pnm.co.id. YR. Wijayandaru, Kepala Bagian Publikasi dan Branding Produk Nasabah Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT Permodalan Nasional Madani yrwijayandaru0329@pnm.co.id www.pnm.co.id. (yay/c1/rka) Editor : Nurul Hidayah