Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gatotkaca Winisuda Meriahkan Puncak Rangkaian Bersih Desa Dukuh

Aburizal Sulthon Hakim • Senin, 29 Mei 2023 | 17:20 WIB
SEMARAK: Penyerahan gunungan dari Ketua DPRD Tulungagung  Marsono kepada dalang Ki Eko Prisdianto, Sabtu (27/5). (RINTO WAHYU HIDAYAT/RADAR TULUNGAGUNG).
SEMARAK: Penyerahan gunungan dari Ketua DPRD Tulungagung Marsono kepada dalang Ki Eko Prisdianto, Sabtu (27/5). (RINTO WAHYU HIDAYAT/RADAR TULUNGAGUNG).
Tulungagung - Semangat melestarikan seni budaya masyarakat Desa Dukuh, Kecamatan Gondang sangat tinggi. Masyarakat memiliki antusias sangat tinggi dan rela berbondong-bondong mendatangi Balai Desa Dukuh untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk pada Sabtu (27/5) pukul 20.00. Lakonnya adalah Gatotkaca Winisuda dengan dalang Ki Eko Prisdianto.

Acara pagelaran wayang kulit diadakan sebagai rangkaian puncak Bersih Desa Dukuh. Sebelumnya juga ada rangkaian kegiatan, di antaranya tumpengan dan tasyakuran yang digelar sejak Rabu (24/5). "Agenda bersih desa merupakan tradisi yang harus dijaga kelestariannya," jelas Kepala Desa Dukuh, Cuk Sindu Wiyoso.

Pagelaran wayang kulit diawali dengan penyerahan gunungan dari Ketua DPRD Tulungagung Marsono, kepada Ki Eko Prisdianto dari Kendalbulur. Selain lakon Gatotkaca Winisuda, dalam kemeriahan pergelaran wayang kulit juga ada hiburan campursari dan bintang tamu Jo Klitik dan Jo Klutuk. Agenda Bersih Desa Dukuh, juga mengundang Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, serta dihadiri Muspika Gondang, dan kepala desa se-Kecamatan Gondang, juga masyarakat.

Kades Dukuh, Cuk Sindu Wiyoso menjelaskan, acara tersebut digelar selain sebagai wujud syukur terhadap Allah, atas pembangunan dan pengembangan dari segala sektor yang ada di desa, pagelaran wayang kulit ini juga merupakan bagian ikut berpartisipasi dalam melestarikan tradisi seni budaya. "Sekaligus sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa Indonesia, khususnya yang ada di Jawa," ungkapnya.

Pagelaran wayang kulit ini, juga bertujuan mengedukasi sekaligus memperkenalkan kesenian wayang kulit kepada generasi muda Desa Dukuh. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen masyarakat Desa Dukuh untuk terus melestarikan seni kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia. Dalam pembentukan kepanitiaan acara bersih desa ini, diawali dengan musdes yang melibatkan tokoh masyarakat, BPD, LPM, perangkat desa, serta RT/RW.  "Kami berharap sifat gotong royong, keharmonisan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat terjalin dengan erat dan penuh rasa persaudaraan dapat terus terpelihara," ujar kades.

Kepala Desa Dukuh, Cuk Sindu Wiyoso berharap, melalui acara bersih desa dapat menghilangkan balak dan masyarakat diberikan kesehatan, panjang umur, dan mendapatkan rezeki yang barokah. "Juga mampu menambah tali silaturami kegotongroyongan antarwarga Desa Dukuh. Alhamdulillah, agenda bersih desa kali ini berjalan lancar," jelasnya. (rin/ynu/rka) Editor : Aburizal Sulthon Hakim
#tulungagung #pemdes dukuh #bersih desa #gondang #wayang kulit