Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Tulungagung Sukses Gelar Seminar dan Konfercab

Nanda Nila Alvinda • Senin, 24 Juli 2023 | 16:53 WIB

 

SINERGI: Foto bersama para tamu undangan beserta seluruh apoteker yang hadir dalam seminar dan konfercab.
SINERGI: Foto bersama para tamu undangan beserta seluruh apoteker yang hadir dalam seminar dan konfercab.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – PC IAI Kabupaten Tulungagung sukses menggelar seminar dan konfercab tahun 2023 di Ballroom Crown Victoria Hotel pada Sabtu (22/7) lalu. Kegiatan ini mengambil tema Sinergi dan Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Organisasi Profesi dalam Memperkuat Praktik Apoteker yang Berdikari, Profesional, Aman, dan Sejahtera Pasca Pemberlakuan UU Kesehatan OBL.

Acara ini pun dihadiri para undangan. Seperti Kadinkes Tulungagung dr Kasil Rokhmad, MMRS; Ketua MKEAI PD IAI Jatim sekaligus Wakil Ketua PP IAI Dr. apt. Abdul Rahem, M.Kes; Ketua Dewasda PD IAI Jatim Dra. apt. Arofa Idha, M.Farm.Klin; para Ketua Organisasi Profesi IDI, PPNI, IBI dan PDGI. Tidak ketinggalan seluruh peserta seminar dengan total 234 apoteker Tulungagung.

Seminar dan Konferensi Cabang PC IAI Tulungagung ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam penguatan kompetensi apoteker praktik. Terutama pemahaman regulasi setelah pemberlakuan UU Kesehatan OBL oleh DPR RI pada 11 Juli 2023. Pada penerapan UU Kesehatan OBL ini, terdapat pekerjaan rumah untuk OP khususnya IAI dalam langkah adaptif atau reposisi dalam berorganisasi sesuai naskah asasi dan strategi apoteker berpraktik profesi.

Wakil Bupati Tulungagung yang diwakili Kadinkes dr Kasil Rokhmad, menyatakan diperlukan sebuah komitmen organisasi profesi yang solid dan kompak dan mampu mereposisi OP pasca UU Kesehatan OBL. Yakni dengan merubah tantangan-tantangan menjadi peluang OP yaitu untuk mereposisi tujuannya. Antara lain peningkatan kompetensi anggota, perlindungan hukum, perjuangan kesejahteraan anggotanya, serta fungsi kolaboratif. Salah satu peluang yang bisa diambil oleh OP adalah berkolaborasi dengan dinkes.

Sementara itu Dr. apt. Abdul Rahem, mengingatkan kepada para peserta dalam berpraktik profesi melaksanakan standar profesi, standar pelayanan, SPO, dan kode etik profesi apoteker. Apoteker tetep berpraktik profesi secara professional, sesuai kaidah yang ada dengan tetap mengedepankan kesejawatan yang harmonis. Khususnya di antara apoteker sendiri, tenaga kesehatan lainnya, pasien atau masyarakat dan bertanggungjawab atas layanan apoteker.

Sementara itu Ketua PD IAI Jawa Timur Adi Wibisono mengatakan,  IAI adalah organisasi untuk berhimpun profesi apoteker yang sekaligus bagian dari masyarakat. Maka harus dapat mengambil peran dan fungsinya untuk kepentingan negara dan masyarakatnya, khususnya dalam layanan apoteker dari anggotanya. “Apoteker yang menjiwai dan memahami profesinya akan mampu memberikan layanan terbaik sesuai kaidah yang ada. Pemahaman regulasi adalah salah satunya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adi menambahkan apa yang dapat OP lakukan di tingkat pusat dan daerah adalah melakukan pengawalan aturan turunan UU ini. Ada 100 PP, 2 Perpres, dan 5 PMK yang akan disusun pasca pemberlakuan UU Kesehatan OBL ini. “Di Tulungagung, kami akan tetap berkolaborasi dan bersinergi dengan pemda dan dinkes dalam mengantisipasi dampak yang timbul akibat pemberlakuan UU ini,” pungkasnya.

Dalam konfercab ini, terpilih apt. Yuyun Wahyuni, S.Farm. sebagai Ketua PC IAI Kabupaten Tulungagung periode 2022-2026 yang berlangsung secara demokratis. Selama acara berlangsung, terdapat sesi pembagian doorprize karena peserta telah mengikuti seminar dan konfercab PC IAI Tulungagung dengan semangat dan antusias.

Selain itu, juga digelar seminar dengan pembahasan menarik. Yakni dari Kadinkes Tulungagung, dr Kasil Rokhmad dengan tema Program Pemerintah dalam Penguatan Praktik Apoteker di Kabupaten Tulungagung Pasca Pemberlakuan UU Kesehatan OBL. Sedangkan Abdul Rahem membahas materi dengan tema Etik dan Disiplin Apoteker dalam Praktik Profesi Apoteker Pasca OBL Kesehatan.(yay/rka)

 

Editor : Nanda Nila Alvinda
#crown victoria hotel #seminar #konfercab #pc iai kabupaten tulungagung