Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pasca Video Curhatnya Viral, Anak Korban Pembunuhan Ngantru Ngaku Sering Diintimidasi Nomor Tak Dikenal

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 25 Juli 2023 | 21:00 WIB

 

KHAWATIR Anak korban pembunuhan pasutri Ngantru, Gustama sempat khawatir mendapat intimidasi pasca video curahan hatinya mendapat perhatian dari Hotman Paris Hutapea.
KHAWATIR Anak korban pembunuhan pasutri Ngantru, Gustama sempat khawatir mendapat intimidasi pasca video curahan hatinya mendapat perhatian dari Hotman Paris Hutapea.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Jantung berdegup kencang. Hal inilah yang dirasakan anak korban pembunuhan di Desa/Kecamatan Ngantru saat ada nomor telepon baru muncul di smartphone-nya. Apalagi, dia khawatir kembali mendapat intimidasi pasca video curahan hatinya mendapat perhatian dari Hotman Paris Hutapea.

Anak korban, Gustama, mengatakan sempat mendapat intimidasi dari seseorang yang tidak dikenal setelah mengirim pesan siaran berisi belasungkawa dan permintaan doa untuk kedua orang tuanya. Intimidasi tersebut datang dari panggilan telepon dengan tujuan agar tidak mencari perhatian atas kasus pembunuhan sadis yang menimpa kedua orang tuanya. “Adik pernah kirim pesan siaran di WhatsApp, terus ada yang pernah telepon, ngomong ‘kamu ngapain kirim-kirim kayak gitu, maksudnya apa ngomong gitu’. Semua lewat telepon,” jelasnya kemarin (24/7).

Pesan siaran yang ia layangkan ke publik tersebut bermaksud untuk meminta doa atas kematian yang menimpa kedua orang tuanya. Menurutnya, suara di balik panggilan telepon tersebut merupakan suara dari seorang laki-laki yang tidak dikenal. “Ya, isi pesan siaran itu untuk belasungkawa dan meminta doa supaya kasus ini berjalan lancar. Itu orang yang tidak dikenal, suaranya laki-laki,” ucapnya.

Baca Juga: Waspadai Penipuan Online via WhatsApp, Ini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Mengalami hal tersebut, membuatnya memberanikan diri untuk kembali melayangkan pesan berupa curahan hati (curhat) melalui video. Hasilnya, video tersebut mendapatkan perhatian dari pengacara kondang Hotman Paris untuk membantu pendampingan kepada anak korban pembunuhan pasutri tersebut melalui Tim Hotman Paris 911. “Kalau setelah video itu beredar dan mendapat perhatian dari Hotman Paris tidak ada intimidasi atau ancaman lagi,” paparnya.

Upaya-upaya tersebut ia lakukan lantaran merasa janggal atas pengungkapan motif pembunuhan yang menimpa kedua orang tuanya. Kejanggalan itu bermuara adanya dalang yang mengatur skenario pembunuhan tersebut. “Kecurigaannya sebenarnya ke arah adanya pihak lain yang menjadi dalang di balik kasus pembunuhan ini,” ungkapnya.

Ditambah, bukti pendukung atas pengungkapan motif atas kasus pembunuhan tersebut tidak ada hingga saat ini. Menurutnya, seharusnya terdapat bukti berupa batu akik atau percakapan untuk memperkuat pengungkapan motif. “Ya kan namanya pengungkapan itu seharusnya ada bukti penguatnya. Ini batu akiknya saja tidak ada buktinya, atau bukti percakapan itu juga tidak ada,” tutupnya. (ziz/c1/rka)

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Pasutri Ngantru Dapat Atensi dari Hotman Paris, Ini Kata Polisi

 

Editor : Nurul Hidayah
#ngantru #gustama #pembunuhan #hotman paris #anak korban