RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Dulunya, Bukit Cemenung adalah industri batu kapur dan mangan pada saat penjajahan Belanda. Cemenung berlokasi di Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Bangunan tersebut menyimpan sejarah sejak penjajahan Belanda, namun sampai sekarang masih kokoh berdiri.
Bangunan besar berbentuk seperti cerobong ini menjaditempat wisata, karena memiliki daya tarik tersendiri. Bentuk cerobong di atas bangunan ini dikarenakan dulunya tempat itu adalah kawasan tambang kapur dan batuan mangan serta batu kapur. Sekilas mirip dengan kincir di Belanda tanpa ada baling-baling yang menancap.
Di Bukit Cemenung ada empat bangunan bercerobong. Dilihat dari arsitekturnya bangunan tersebut sudah seperti berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Dulu Tulungagung adalah wilayah penambangan batu gamping atau kapur. Batu gamping tersebut harus melalui proses pembakaran dahulu agar bisa digunakan sebagai industri. Katanya, pabrik di Bukit Cemenng tersebut adalah milik orang Tiongkok.
Sekarang pabrik tersebut tidak beroperasi lagi. Meski begitu, bangunannya masih tetap berdiri kokoh dan dijdikan tempat wisata karena bangunannya yang unik dan jarang ada di Tulungagung.
Jika ingin berkunjung ke Bukit Cemenung ini jangan lupa mengabadikan momen di sana. Untuk biaya masuknya tanpa dipungut biaya sepeserpun karena belum adapengelola untuk memelihara lokasi bangunan tersebut.
Editor : Nanda Nila Alvinda