Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fakta Unik Desa Ngujang, Fakta Keempat Paling Mencengangkan

Nanda Nila Alvinda • Senin, 14 Agustus 2023 | 17:22 WIB
NGUJANG: Memiliki TPU yang bisa dijadikan tempat wisata sekaligus tempat tinggal kera Ngujang.
NGUJANG: Memiliki TPU yang bisa dijadikan tempat wisata sekaligus tempat tinggal kera Ngujang.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Salah satu Desa yang ada di Tulungagung adalah Desa Ngujang, berada di Kecamata Kedungwaru. Desa Ngujang berbatasan langsung dengan Desa Ngantru ini memiliki wisata yang khas yaitu Wisata Ketek’an. Desa Ngujang memiliki jembatan fenomenal di atas Sungai Brantas yaitu Jembatan Ngujang. Saat ini jembatan Ngujang tengah direnovasi.

Berikut adalah fakta unik mengenai Desa Ngujang, diantaranya.

Pertama, Desa Ngujang terkenal dengan pesugihannya. Konon banyak masyarakat yang datang ke kuburan Ngujang untuk melakukan ritual pesugihan. Sebenarnya di Desa Ngujang memiliki kuburan kembar yakni kuburan yang saling berhadapan sisi timur dan sisi barat. Sisi timur merupakan kuburan cina, sementara sisi barat merupakan kuburan biasa yang biasanya didatangi untuk ritual pesugihan.

Kedua, konon nama Desa Ngujang berasal dari penggalan kata “ngu” dang “jang”. Katanya saat Sunan Kalijaga memberikan wejangan kepada murid-muridnya terdengar suara “nguk nguk nguk” dari suara kera. Wejangan dalam bahasa Indonesia berarti nasihat. Jadilah, Ngujang yaitu suara kera yang ramai di sela-sela Sunan Kalijaga memberikan wejangan. “Ngu” diambil dari suara kera yang nguk nguk, sementara “jang” adalah wejangan.

Ketiga, dipercaya warga jumlah kera Ngujang tak berkurang. Meskipun ada yang meninggal dan melahirkan, maka jumlahnya akan tetap sama. Juru kunci monyet Ngujang di Kuburan Ngujang, Tulugagung mengatakan tak pernah menghitung berapa jumlah pastinya populasi monyet-monyet tersebut. Namun dirinya memperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari 200 ekor dan terbagi menjadi dua kelompok.

Keempat, menjadi tempat tinggal fauna khas Tulungagung yaitu kera Ngujang. Kera Ngujang biasanya berinteraksi dengan manusia seperti di kuburan Ngujang atau di jembatan Ngujang. Kera Ngujang masyarakat adalah kera jadi-jadian yaitu jelmaan pelaku pesugihan yang sudah meninggal. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa kera Ngujang merupakan murid-murid Sunan Kalijaga yang ketika diberi wejangan malah pergi dan bergelantungan di pohon.

Kelima, memiliki jembatan fenomenal yang sampai saat ini yang menghubungan Kecamatan Ngantru dan Kedungwaru. Dibalik jembatan Ngujang yang berdiri kokoh ada cerita mistis. Dipercaya ada penunggu di jembatan Ngujang. Tak heran jika beberapa pengendara mengalami hal-hal di luar nalar saat melintasi jembatan Ngujang ini. Terlepas dari cerita itu, jembatan Ngujang ada versi lebih besarnya yaitu jembatan Ngujang dua. Di kedua jembatan ini kalian bisa menikmati pemandangan hamparan arus sungai Brantas dari atas.

Editor : Nanda Nila Alvinda
#desa ngujang #jembatan ngujang #ngujang #pesugihan #fakta #Fenomenal #kera