RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Makam Guru Besar W.R. Supratman, W.M. Van Eldik ternyata berada di Tulungagung. Makam tersebut berlokasi di deretan Makam Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Makam tersebut rupaya masih jauh dari kata terawat, yang tak lain karena tidak ada ahli waris yang ditinggalkan.
Diketahui bahwa, W.M. Van Eldik merupakan Guru besar seorang pencipta Lagu 'Indonesia Raya', yakni W.R. Supratman. Pria yang kerap disapa oleh penduduk pribumi dengan gelar W.M. Sastrodiharjo ini sangat mendalami dunia musik hingga menjadi guru terhormat bagi W.R. Supratman. Namun, dia meninggal kemudian dan makamnya dimakamkan di kampung halamannya, Tulungagung.
W.M. Van Eldik lahir dan dibesarkan menjadi seseorang yang mahir musik sehingga dapat bersekolah di Angkatan Darat Belanda Makassar. Ia menjadi guru musik W.R. Supratman yang tumbuh dan mampu bekontribusi bagi Indonesia.
Baca Juga: Konon Monyet Ngujang di Kuburan Tulungagung Jumlahnya Tak Berkurang, Ini Jumlahnya
Menurut saksi Juru Kunci Makam Ngujang, Mbah Ribut, memang makam guru musik itu kurang terawat. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan makam-makam yang ada di sekitarnya. Makam yang di sekitarnya justru lebih terawat tanpa rumput liar yang tumbuh. Guru Musik W.M. Van Eldik dimakamkan pada tahun 1954 di Ngujang, Kedungwaru, Tulungagung.
Kondisinya turut memprihatinkan, lantaran banyak terbukti rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar makam pria berkelahiran 1882 ini. Disana terdapat batu nisan yang bertuliskan angka lahir W.M. Sastrodiharjo/W.M. Van Eldik beserta hari wafatnya.
Meskipun begitu, banyak peziarah yang ikut singgah mendoakan guru musik pencetus Lagu 'Indonesia Raya' tersebut.
Baca Juga: Fakta Unik Desa Ngujang, Fakta Keempat Paling Mencengangkan
Editor : Nurul Hidayah