RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - JLS merupakan proyek pembangunan pemerintah untuk menyambungkan antar kota di Jawa Timur di sepanjang kawasan pantai selatan ini habiskan anggaran yang fantastis. JLS ini sekilas mirip dengan Pantura (Jalur Pantai Utara), di kawasan pesisir utara. yang membedakan adalah JLS fokus membangun di area pantai selatan sudah sejak 2012 silam.
JLS Tulungagung-Trenggalek yang habiskan anggaran tidak sedikit ini direncanakan dapat menghubungkan kota yang melewati pantai selatan. Kotanya meliputi Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Malang, Pacitan, Lumajang dan Banyuwangi.
Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Trenggalek panjangnya mencapai 54,98 km. Konon, pembangunan JLS ini menghabiskan anggaran yang fantastis. Digadang-gadang ruas lot 1A sampai 1B yang menghubungkan wilayah Brumbun hingga Sine sejauh 14 Km dengan menghabiskan anggaran Rp 200 miliar
Meski begitu, pemerintah belum mengantongi anggaran untuk sisa pembangunan jalan dengan pangan 135 km dari total 628 km.mHal inilah yag menyebabkan JLS belum selesai padahal sudah dari 2012 masa pembangunannya.
Selain menghubungkan kota-kota di Jawa Timur, JLS juga akan menghubungan Jawa Timur sampai Provinsi Banten. Dengan adanya JLS ini diharapkan menumbuhkan sector pariwisata local di daerah masing-masing khususnya daerah pesisir selatan.
Editor : Nanda Nila Alvinda