RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung terus berupaya mempercepat pemenuhan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dalam momen Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang dirangkai dengan peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) kemarin (25/8), total 300 rumah bersubsidi diluncurkan untuk masyarakat.
Peluncuran 300 unit rumah bersubsidi di lima perumahan menjadi salah satu dari sekian rentetan dalam acara yang dilaksanakan di halaman kantor disperkim itu. Karena, juga ada lomba lingkungan perumahan ideal sebanyak 116 perumahan, baik subsidi maupun nonsubsidi, bazar perumahan, jalan sehat bersama pelajar dan masyarakat umum sebanyak 1.500 peserta menempuh jarak 4 km, serta santunan kepada kaum duafa.
Kepala Disperkim Tulungagung Anang Pratistianto menyebut, 300 unit rumah bersubsidi yang diluncurkan itu merupakan jawaban untuk mengurangi angka backlog di Tulungagung yang jumlahnya mencapai sekitar 56 ribu unit. Setiap rumah memiliki nilai Rp 160 juta dan untuk uang muka terserah masing-masing pendaftar. “Jadi, mulai dari masyarakat umum sampai aparatur sipil negara (ASN) dipersilakan untuk mendaftarkan diri,” tutur Anang.
Lebih lanjut, Anang menjelaskan, peringatan Hapernas menjadi pengingat dan penyemangat bahwa perumahan merupakan kebutuhan pokok yang esensial dan membutuhkan kehadiran pemerintah serta stakeholder untuk pemenuhannya. Dia terus mendorong akses masyarakat untuk memiliki rumah subsidi berkualitas dengan harga subsidi pemerintah dan angsuran terjangkau. “Ini juga untuk mendorong serta meningkatkan komitmen bersama dalam menyelesaikan tantangan dan permasalahan di bidang perumahan,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, yang mewakili Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. Dia menambahkan, pada hakikatnya setiap manusia membutuhkan rumah sebagai tempat bernaung yang dapat memenuhi kebutuhan ruang bagi penghuninya. Sektor perumahan merupakan sektor esensial dan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.
Sampai dengan akhir masa rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018–2023 ini, Pemkab Tulungagung juga telah melaksanakan peningkatan akses rumah layak huni. Baik dengan program rehabilitasi rumah tidak layak huni maupun pembangunan rumah baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 4.650 unit. “Rumah adalah tempat penyelenggara kehidupan dan penghidupan bagi setiap orang. Rumah berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga,” jelas Agus.
Kemudian, demi mewujudkan ketersediaan rumah yang muncul akibat dari keterbatasan kemampuan masyarakat, pemkab bersama dengan para stakeholder sektor perumahan, khususnya Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), telah membangun rumah bersubsidi maupun nonsubsidi. Agus merinci, rumah subsidi sampai 2023 ini telah terbangun 5.396 unit, sedangkan untuk rumah nonsusidi/komersial 2.960 unit. Dengan begitu, total sebanyak 8.356 unit rumah dari 143 perumahan yang dibangun oleh pengembang di Kabupaten Tulungagung. “Ada juga kerja sama dengan pemerintah pusat maupun provinsi. Hal ini diwujudkan dalam beberapa program, di antaranya adalah terbangunnya beberapa rumah susun, maupun program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah, Red),” katanya.
Dalam momen peringatan Hapernas sekaligus peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI tahun 2023 ini, Agus mengajak semua pihak terkait untuk terus bahu-membahu meningkatkan kolaborasi. Harapannya agar terwujud hunian layak, berkelanjutan, dan terjangkau untuk semua kalangan masyarakat.
Sementara itu, dalam Lomba Lingkungan Perumahan Ideal telah dilakukan penilaian mulai 7 sampai 10 Agustus 2023, dan telah mencuat beberapa juara. Pemenang Lomba Lingkungan Perumahan Ideal kategori subsidi juara I diraih Perumahan Griya Mustika 5, juara II Perumahan Permata Kota 2, dan juara III Perumahan Griya Mustika 2.
Kemudian pada kategori nonsubsidi, juara I Lomba Lingkungan Perumahan Ideal diraih Perumahan Permata Erfina Residence, juara II Perumahan Bangau Putih Permai, dan juara III Perumahan Grand Pavillion. (nul/c1/rka)
Editor : Intan Puspitasari