Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengenal Warung Ronde Legendaris di Tulungagung, Ini Dia Pemiliknya

Nurul Hidayah • Selasa, 29 Agustus 2023 | 20:54 WIB

 

Ronde Petruk di Tulungagung
Ronde Petruk di Tulungagung

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Tulungagung memiliki segudang wisata kuliner yang bernekaragam. Kuliner di Tulungagung salah satunya Ronde. Ronde merupakan seduhan berbasis makanan yang bisa didapatkan di warung-warung. Hingga sekarang, kuliner ronde masih sering dijamak masyarakat Tulungagung mayoritasnya pejabat-pejabat. Warung ronde yang berlokasi di daerah Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung ini sangat ramai. Warung ronde yang masih ramai dan melegenda saat ini yaitu Ronde Petruk.

Mengintip dari sejarahnya, Ronde Petruk didirikan oleh Suraji pada tahun 1955 yang dahulu sempat berjualan di depan Barata Hall and Room. Petruk merupakan panggilan suraji pada masa itu. Sepeninggal Suraji, warung ronde diwariskan oleh anaknya, Sutris. Tak jauh dari pohonnya, Suraji juga mewariskan para pelanggannya kepada anaknya. Ini terbukti saat dia sudah mampu menjual 200 porsi ronde hanya dalam satu malam.

Ronde Petruk milik Sutris, pria yang masih eksis berjualan hingga saat ini sangat beruntung warungnya ramai karena dikunjungi pejabat-pejabat. Hal ini tak dipungkuiri oleh pewaris Ronde Petruk tersebut, apalagi setiap Pemkab Tulungagung menggelar acara, Ronde Petruk sangat laris jadi tempat persinggahan oleh para pejabat. 

Baca Juga: Mengenal Bayu Sutrimo, Peracik Wedang Secang Rempah Asal Bendosari

Ronde yang merupakan kuliner traduisional kini memang sudah jarang lagi ditemukan. Minuman yang berisi wedang jahe, jeli, kacang, dan roti ini sangat cocok diseduh pada malam hari. Harganya pun juga cukup terjangkau, yakni mulai Rp 6000 saja. Tak heran jika warung ronde milik Sutris ini selalu ramai pengunjung.

Pada tahun 2014, Sutris berhasil untuk pergi ke tanah suci. Meskipun hanya merupakan penjaja ronde, namun ia sangat bersyukur dapat menginjakkan kaki di tanah suci. Ia juga merupakan tulang punggung keluarga beserta ketiga anaknya.

Sementara itu, Petruk Ronde telah menjadi andalan para pejabat se-Tulungagung dari waktu ke waktu. Sampai kepemimpinan Bupati Tulungagung saat ini, Ronde Petruk tak tergantikan. Bahkan, Pewaris Ronde Petruk tersebut pernah memenangkan penghargaan di bidang kuliner tradisional dari Gubernur Jawa Timur, Sularso pada kurun 1988-1993 saat berkunjung ke Kota Marmer.

Editor : Nurul Hidayah
#sutris #wedang ronde #ronde petruk