RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Desa Nglurup merupakan desa yang berlokasi di ujung barat Kabupaten Tulungagung, di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Kecamatan Sendang. Desa Nglurup merupakan salah satu desa wisata yang dimiliki Kabupaten Tulungagung. Desa ini termasuk desa yang masih kental akan tradisi kebudayaannya, mulai dari masyarakat dan juga kebudayaan yang berupa atraksi budaya, baik dari pergelaran sampai dengan sebuah edu-budaya.
Selain destinasi wisata alam, Desa Nglurup juga memiliki destinasi budaya. Yaitu, Festival Adat Desa Dumadining Thani Marurup, yang menggambarkan sejarah Desa Nglurup yang memiliki beragam kesenian tradisional yang tetap dilestarikan, yaitu jaranan senterewe, jaranan jawa, jaranan pegon, reog kendang, seni karawitan, dan tradisi masyarakat Desa Nglurup yang dilaksanakan setiap tahun sekali, grebeg Suro. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, perwakilan DPMD, Forkompincam Sendang, serta tokoh masyarakat.
Dan, dalam agenda memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI juga ada tumpeng Sura, kirab budaya yang antara lain mengusung duplikat prasasti sapu angin, yang diarak dengan rute dari Jurang Senggani hingga Kedung Minten, serta menuju Punden Mbah Minten. “Gelar ragam seni dalam pertunjukan utama adalah sendratari rekonstruktif sejarah dengan judul Dumadining Thani Marurup,” jelas Kades Nglurup, Suji SAP.
Selama ini potensi wisata alam di kawasan lereng Gunung Wilis menjadi salah satu andalan Desa Nglurup. Selain potensi seni budaya yang masih tetap lestari, hawa sejuk yang disuguhkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Nglurup. Ketika berkunjung ke wilayah Desa Nglurup, suasana khas lereng gunung yang sejuk sangat terasa. Di Desa Nglurup terdapat potensi wisata alam yang selama ini menjadi potensi unggulan desa. Tempat wisata itu adalah Bumi Perkemahan Jurang Senggani, Embung Pandan Wangi, dan Kedung Minten. Masing-masing memiliki daya tarik bagi wisatawan. Secara administratif, Desa Nglurup terbagi menjadi lima dusun. Yakni, Nglurup, Babat, Kalirejo, Pokolimo, dan Jambuwok. (ari/c1/ynu)
Baca Juga: PPAI Gelar Kontes Ayam untuk Tingkatkan Ekonomi Peternak, Sekaligus Lestarikan Tradisi dan Budaya
Editor : Anggi Septian A.P.