Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jamasan Pusaka di Desa Tugu, Jadi Potensi Budaya Otentik nan Apik yang Lengkapi  Potensi Unggulan Pertanian

Anggi Septian A.P. • Rabu, 30 Agustus 2023 | 18:11 WIB

 

 

 

 

AGENDA TAHUNAN: Prosesi jamasan pusaka Desa Tugu yang digelar setiap bulan Sura sekaligus memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI.
AGENDA TAHUNAN: Prosesi jamasan pusaka Desa Tugu yang digelar setiap bulan Sura sekaligus memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Dalam rangka memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, Pemdes Tugu, Kecamatan Sendang, menggelar acara bazar dan jamasan pusaka, bertempat di Taman Lodji Tugu. Agenda ini dimeriahkan berbagai hiburan dan stan bazar produk unggulan desa pada Selasa (15/8) malam.

Kades Tugu, Parlan SAP mengatakan, jamasan pusaka bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa peninggalan leluhur terdahulu. Masyarakat Desa Tugu sangat mendukung dan antusias menyaksikan jamasan pusaka sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan ramai hingga selesai. "Adanya jamasan pusaka ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat Desa Tugu, karena putaran uang selama kegiatan sangat banyak sekali," jelasnya.

Jamasan pusaka Desa Tugu merupakan ritual tahunan yang digelar sejak 2016 hingga saat ini. Hadir dalam acara jamasan pusaka, perwakilan dinas pariwisata, DPMD, anggota dewan Ir Gandi Wardoyo, Forkompincam Sendang, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna, dan masyarakat sekitar.

Selain seni budaya jamasan pusaka, Desa Tugu yang berada di kawasan lereng Gunung Wilis memiliki potensi pertanian yang bisa diandalkan masyarakatnya. Sesuai data demografi Desa Tugu, desa ini memiliki empat wilayah administratif dusun. Yakni, Tugu, Soko, Sukorejo, dan Kalimati. Dalam bidang pertanian, tanaman padi dan jagung masih mendominasi di tengah masyarakat. Bertani menjadi mata pencaharian kebanyakan masyarakat Desa Tugu.

Apalagi, wilayah Desa Tugu juga dilintasi aliran tiga sungai, yakni Sungai Babakan (utara), Sungai Bajal (tengah), dan Sungai Sumberbendo (selatan), yang sangat mendukung potensi pertanian desa. Tak hanya sektor pertanian, tetapi juga ada potensi anyaman bambu yang menjadi mata pencaharian masyarakat. Potensi bambu yang melimpah menjadi salah satu bahan dasar produksi aneka peralatan rumah tangga dari bambu. (ari/c1/ynu)

Baca Juga: Cerita Winarto Pemimpin Prosesi Jamasan Tombak Kyai Upas

Editor : Anggi Septian A.P.
#tulungagung #Jamasan Pusaka #bazar #Sendang #desa tugu #potensi desa