RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Hati-hati jangan sembarangan bermain api di musim kemarau. Rabu (13/9) sekitar pukul 16.00 Kantin Mulia Ma’had Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terbakar. Disinyalir peristiwa kebakaran tersebut diakibatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Tulungagung, Gatot Sunu Utomo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwasannya terjadi peristiwa kebakaran di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada Rabu (13/9) sekira pukul 16.00 WIB. Setelah mendapatkan laporan tersebut, tak berselang lama, pihaknya beserta tim tiba di lokasi kebakaran yang bertepatan di kantin Pascasarjana UIN SATU. “Kita langsung menuju lokasi dengan membawa 2 mobil damkar dan 1 mobil water supply serta satu regu yang kita kerahkan untuk menuju lokasi kebakaran,” jelasnya kemarin (13/9).
Setibanya di lokasi, diketahui kebakaran tersebut bersumber pada tumpukan kayu, kardus, tripleks, dan sampah yang berada tepat di samping kantin pascasarjana. Disinyalir peristiwa kebakaran tersebut terjadi akibat puntung rokok yang dibuang pada tumpukan tersebut. Yang mana kebakaran tersebut menjalah hingga menghanguskan atap kantin berbahan seng. “Nah ini diperkirakan api ini berasal dari puntung rokok yang mungkin dibuang ke tumpukan kardus dan tripleks. Akhirnya api membesar dan menjalar ke tumpukan kayu dan ke kantin,” ucapnya.
Lanjut dia, akibat dari peristiwa kebakaran ini berdampak pada satu bangunan yakni kantin pascasarjana tersebut. Tepatnya pada atap dari ruang makan kantin tersebut. “Kalau dapurnya aman,” paparnya.
Pihaknya juga mengimbau apabila di tengah cuaca kemarau seperti ini peristiwa kebakaran dapat tersulut dari kejadian-kejadian kecil. Seperti halnya membakar sampah atau membuang puntung rokok secara sembarangan. “Cuaca yang kering begini dan angin juga cukup kencang, ya kita mengimbau supaya masyarakat berhati-hati dalam membakar sampah atau membuang puntung rokok,” ungkapnya.
Tidak ada kesulitan dalam proses pemadaman pada peristiwa kebakaran kali ini. Menurutnya baik akses masuk dan persediaan air juga memadai. “Alhamdulillah tidak ada kesulitan, baik akses masuk yang mudah dan persediaan air juga cukup,” tutupnya. (ziz/rka)
Editor : Dharaka R. Perdana