TULUNGAGUNG– Salah satu tempat wisata yang ada di jalur lintas selatan (JLS) adalah Pantai Sanggar.
Pantai Sanggar ini yang terletak di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, menjadi lokasi konservasi penyu lekang di Tulungagung.
Setidaknya, ada 75 tukik alias anak penyu dilepas di pantai tersebut pada akhir Agustus lalu Di Pantai Sanggar.
Kemudian akan disusul perilisan selanjutnya yang secara bertahap dilaksanakan sampai Oktober mendatang.
“Penyu mulai ditemukan di kawasan Pantai Sanggar dan sekitarnya pada 2013 silam,” Ketua Pokdarwis Pantai Sanggar, Lego Riyanto membeberkan.
Dulu terdapat empat pantai yang dijadikan lokasi bertelur penyu, mulai Pantai Sanggar, Ngalur, Jung Pakis, hingga Pathuk Gebang.
Namun, sampai saat ini hanya menyisakan dua pantai yang menjadi pilihan tempat penyu untuk bertelur, yakni Pantai Jung Pakis serta Pantai Pathuk Gebang.
“Setelah telur penyu kita dapatkan dari Pantai Jung Pakis ataupun Pathuk Gebang, lalu kita amankan di kampung agar telur penyu tidak dimakan predator,” ungkap Lego.
Menurut Lego, biawak menjadi predator alami yang banyak memakan telur penyu. Kemudian untuk masyarakat sendiri, saat ini sudah sangat sadar untuk bersama-sama melakukan upaya konservasi demi jenis penyu yang bertelur di daerah Pantai Sanggar bisa tetap lestari.
Setidaknya ada empat jenis penyu yang bertelur pada kawasan tersebut, mulai dari jenis penyu lekang, penyu hijau, penyu sisik, dan penyu belimbing.
Sementara itu, Kepala Desa Jengglungharjo, Rudi Santoso menambahkan, tantangan konservasi yang dihadapi adalah akses jalan yang masih sangat kurang antara permukiman warga menuju empat pantai lokasi penyu bertelur tersebut.
Baca Juga: 54 Destinasi Wisata di Kabupaten Blitar Belum Tergarap, Potensi PAD Melayang?
Selanjutnya, proses mencari keberadaan telur-telur penyu itu juga menjadi sulit. Pencarian harus dilakukan dengan cepat agar tidak didahului biawak sebagai predator telur penyu. Dalam sekali masa berkembang biak, induk penyu bisa bertelur hingga ratusan butir.
Dia melanjutkan, masa bertelur penyu di kawasan Pantai Sanggar berlangsung mulai Agustus hingga Oktober. Masih tersisa waktu bagi semua pihak yang peduli terhadap konservasi penyu di Tulungagung untuk bisa menemukan telurnya, kemudian ditetaskan dan akhirnya dilepasliarkan.
Editor : Didin Cahya Firmansyah