Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jembatan Gempolan Tulungagung Digarap Tahun Ini, Duit Proyeknya Mencengangkan

Mukhamad Zainul Fikri • Selasa, 19 September 2023 | 19:00 WIB

 

 

SEGERA: Kondisi Jembatan Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung yang ambles di bagian tengahnya. Tahun ini akan segera dibangun. (Foto: Dharaka R. Perdana/Radar Tulungagung)
SEGERA: Kondisi Jembatan Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung yang ambles di bagian tengahnya. Tahun ini akan segera dibangun. (Foto: Dharaka R. Perdana/Radar Tulungagung)

TULUNGAGUNG - Masyarakat Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung mulai bisa tersenyum lebar. Pasalnya, jembatan di desa tersebut yang selama ini rusak akan diperbaiki Pemkab Tulungagung. Paket kegiatan senilai Rp 1,8 miliar (M) saat ini dalam proses kontrak dan ditarget akhir tahun ini pekerjaannya bisa rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo membeberkan pembangunan jembatan di Desa Gempolan sudah dianggarkan pada tahun ini untuk diperbaiki. Untuk prosesnya, paket kegiatan itu saat ini masih dalam proses kontrak dan menunggu rekanan pemenangnya. “Tidak sampai Rp 2 M nilainya, saya lupa, tapi sekitar Rp 1,8 M,” sebut Hari.

Dia melanjutkan pekerjaan ditarget rampung pada akhir tahun mendatang. Meskipun sampai September ini, pekerjaan fisiknya belum juga dimulai. “Kalau yang sudah mulai ada pemenang lelangnya adalah pekerjaan di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, saat ini sudah ada pekerjaan fisiknya. Dan yang ini (Gempolan) Insyaallah akhir tahun ini bisa selesai,” ujar Hari.

Sementara dalam laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Tulungagung, pekerjaan penggantian jembatan ruas jalan Desa Gempolan itu dalam tahapannya tertulis tender sudah selesai. Dalam kolom harga perkiraan sendiri (HPS), diketahui bahwa nilai dari pekerjaan jembatan itu adalah Rp 1,8 M.

Sementara salah satu warga Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Beni Setiawan mengatakan, jembatan yang berada di desanya tersebut sudah cukup lama mengalami kerusakan. Yakni bagian tiang pancang tengah ambles. Sehingga cukup riskan jika ada kendaraan besar melintas. “Sudah cukup lama rusak, sehingga tak semua jenis kendaraan bisa melintas,” jelasnya.

Dia pun berharap perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala. Apalagi jembatan itu juga sering dilintasi warga luar Tulungagung, khususnya dari Trenggalek.

Pantauan Koran ini, jembatan yang bertetangga dengan kantor Desa Gempolan, Kecamatan Pakel ini secara sekilas memang tidak ada masalah. Namun begitu dilintasi baru terasa jika ada bagian yang ambles, yakni di sisi barat. Tak mustahil di situ juga dipasangi tong yang menjadi semacam portal agar kendaraan besar tidak bisa melintas.(nul/rka)

Editor : Dharaka R. Perdana
#Infrastrukstruk #tulungagung #jembatan #pembangunan daerah #pupr